Kamis 17 Mar 2022 20:47 WIB

Operasi Krakatau Berakhir, Warga tak Bermasker Meningkat

Tingkat kesadaran masyarakat selama masa pandemi Covid-19 mulai terjadi penurunan.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Andi Nur Aminah
Petugas kepolisian membagikan masker kepada pengendara (ilustrasi)
Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Petugas kepolisian membagikan masker kepada pengendara (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Operasi Keselamatan Krakatau 2022 di wilayah hukum Polda Lampung yang berlangsung sejak 1 Maret telah berakhir Kamis (14/3/2022). Polresta Bandar Lampung menyebutkan, tingkat kesadaran masyarakat selama masa pandemi Covid-19 terjadi penurunan dari tahun sebelumnya.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Bandar Lampung AKP M Rohmawan mengatakan, terjadi penurunan kesadaran protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dari masyarakat pada tahun ini dibandingkan tahun lalu. “Ada penurunan kesadaran masyarakat terhadap prokes,” kata AKP M Rohmawan di Bandar Lampung, Kamis (17/3).

Baca Juga

Pada Operasi Keselamatan Krakatau 2022 yang telah berakhir, lebih menekankan pendekatan persuasif, preventif, dibandingkan sanksi. Untuk itu, selama operasi, petugas telah mencatat terdapat 865 orang tidak memakasi masker dalam berkegiatan sehari-hari. Jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya (2021) sebanyak 620 orang.

Selama operasi juga, petugas sudah membubarkan aktivitas masyarakat yang menimbulkan kerumunan sebanyak 865 tempat di Kota Bandar Lampung, meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 560 tempat. Sedangkan giat patroli juga memantau pengaturan lalu lintas sebanyak 2.055 kali, penjagaan 820 kali, pengawalan 24 kali, dan patroli 2.020 kali dilakukan pada siang dan malam.

AKP Rohmawan mengatakan, kepada masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker di tempat umum, petugas melakukan tindakan persuasif dengan memberikan masker untuk dipakai. Di tempat-tempat publik dan hiburan, petugas juga mengawasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Semua itu ujar Rohmawan, untuk pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di dalam masyarakat khususnya Kota Bandar Lampung, sebagai ibu kota Provinsi Lampung. Pada Operasi Keselamatan Krakatau 2022 Polda Lampung menurunkan 1.650 orang personel gabungan mulai 1 sampai 14 Maret 2022. Selain menertibkan arus lalu lintas, juga menekan penyebaran kasus Covid-19 di Lampung menjelang bulan Ramadhan.

Pada awal operasi, Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Eddy Hermanto mengatakan, Operasi Keselamatan Krakatau 2022 untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas, mewujudkan keamanan, keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas. “Juga memutus rantai penyebaran Covid-19 di Lampung sekaligus persiapan Ramadhan,” kata Kombes Pol Eddy Hermanto.

Ia mengatakan 1.650 orang personel gabungan yang turun terdiri dari anggota polisi dan TNI, anggota Satuan Polisi Pamong Praja, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan pertugas Dinas Perhubungan. Eddy Hermanto mengatakan, ribuan petugas tersebut tersebar di berbagai kabupaten/kota di Lampung, dengan sasaran mewujudkan budaya tertib berlalu lintas, keamanan dan keselamatan, juga berupaya memutus rantai penyebaran kasus Covid-19.

Ia mengatakan, selain itu operasi selama 14 hari tersebut juga sekaligus mempersiapkan pengamanan menjelang bulan Ramadhan. Operasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement