Selasa 08 Feb 2022 03:35 WIB

Alodokter: Pelayanan Obat untuk Pasien Isoman Covid-19 Masih Berlangsung

Alodokter mendukung program telemedicine swadaya bagi masyarakat yang terpapar.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Friska Yolandha
Stiker terpasang di rumah warga yang menjalani isolasi mandiri di Perumahan Unitex, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (7/2/2022). President Director dan Co-Founder Alodokter, Suci Arumsari, memastikan pelayanan paket pemberian obat gratis Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) untuk pasien isolasi mandiri (isoman) dan telekonsultasi gratis di Alodokter masih berlangsung.
Foto: Antara/Arif Firmansyah
Stiker terpasang di rumah warga yang menjalani isolasi mandiri di Perumahan Unitex, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (7/2/2022). President Director dan Co-Founder Alodokter, Suci Arumsari, memastikan pelayanan paket pemberian obat gratis Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) untuk pasien isolasi mandiri (isoman) dan telekonsultasi gratis di Alodokter masih berlangsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- President Director dan Co-Founder Alodokter, Suci Arumsari, memastikan pelayanan paket pemberian obat gratis Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) untuk pasien isolasi mandiri (isoman) dan telekonsultasi gratis di Alodokter masih berlangsung. Hal itu disampaikan Suci dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi VI DPR RI, Senin (7/2/2022).

"Saat ini program masih berlangsung melalui paket pemberian obat gratis Kemenkes untuk pasien isoman dan telekonsultasi gratis di Alodokter," kata Suci di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin.

Baca Juga

Suci menjelaskan di tahun 2022 Alodokter mendukung program telemedicine swadaya bagi masyarakat yang terpapar positif covid 19 varian Omicron. Pada Januari, Ia mencatat ada 3.547 pasien isoman yang menggunakan layanan telemedicine Alodokter.

"Dan Februari dari tanggal 1 hingga 4 di tahun 2022 sebesar  6.777 (pasien)," ungkapnya.

 

Selain itu, Alodokter juga memberikan informasi untuk membantu masyarakat maupun dokter di Indonesia menghadapi Covid-19. Masyarakat juga dapat mengakses informasi seputar covid-19 melalui artikel maupun video yang terdapat di platform Alodokter.

Sementara itu dari segi usia, sebaran pengguna Alodokter didominasi oleh usia 18-64 tahun. Dari sisi gender, pengguna Alodokter lebih banyak perempuan sebanyak 64,19 persen. Sedangkan laki-laki hanya 35,81 persen. 

"Karena mungkin kalau perempuan, Pak, mohon izin, lebih banyak bertanya ya pak ya mengenai kesehatan bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga orang tua, suami dan juga bahkan rekan dan juga kerabat," ucapnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement