Rabu 12 Jan 2022 09:41 WIB

Surabaya Mulai Jalankan Vaksin Booster, Lansia Jadi Sasaran

Warga yang juga masuk prioritas adalah pasien rentan yang memiliki penyakit penyerta.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Friska Yolandha
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 kepada seorang warga lanjut usia (lansia) di Puskesmas Pakis, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/2/2021). Pemerintah Kota Surabaya mulai menjalankan program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksin booster, Rabu (12/1/2022).
Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 kepada seorang warga lanjut usia (lansia) di Puskesmas Pakis, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/2/2021). Pemerintah Kota Surabaya mulai menjalankan program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksin booster, Rabu (12/1/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Kota Surabaya mulai menjalankan program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksin booster, Rabu (12/1/2022). Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan kesiapannya untuk menerima dam menyalurkan vaksin booster setelah adanya pengumuman resmi dari pemerintah pusat terkait pelaksanaannya.

Vaksin booster di Surabaya, kata Eri, diprioritaskan untuk warga lanjut usia (Lansia) yang sudah menerima vaksin dosis satu dan dua jenis Sinovac. Eri pun memastikan, seluruh tenaga kesehatan yang ada di Kota Pahlawan sudah disiapkan untuk mempercepat program vaksinasi booster tersebut.

Baca Juga

"Teman-teman sudah siap. Insya Allah vaksin booster ini gratis," kata Eri di Surabaya, Rabu (12/1/2022).

Kepala Puskesmas Ketabang Kali, Joyce Hestia mengatakan, vaksin booster yang diselenggarakan hari ini diprioritaskan untuk warga lanjut usia. Selain warga lanjut usia, warga yang juga masuk prioritas adalah pasien rentan yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Sedangkan jenis vaksin yang digunakan adalah Astrazeneca.

"Lansia sama pasien yang rentan. Misal penyakitnya parah seperti stroke dan lain sebagainya," kata Joyce.

Joyce menjelaskan, vaksinasi booster ini sebelumnya sudah diberitahukan ke warga melalui kelurahan-kelurahan di Surabaya. Setelah menerima pemberitahuan, bagi Lansia yang sudah menerima vaksin dosis satu dan dua jenis Sinovac, diperbolehkan untuk hadir langsung ke Puskesmas terdekat.

"Minimal enam bulan jaraknya, baru kita perbolehkan untuk vaksinasi booster. Untuk booster atau dosis tiga ini pakai Astrazeneca dengan setengah dosis," ujarnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement