Sabtu 23 Oct 2021 15:58 WIB

Akselerasi Pembangunan, Pemkab Cirebon Bentuk 2 Tim

Pemkab Cirebon bentuk Satgas Percepatan Investasi.

Bupati Cirebon Drs H Imron  MAg
Foto: Dok RD Institute
Bupati Cirebon Drs H Imron MAg

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon cukup serius untuk segera melakulan akselerasi pembangunan secara cepat. Hal tersebut dibuktikan dengan pembentukan dua tim, yang akan mendukung akselerasi pembangunan daerah. 

Bupati Cirebon Drs H Imron  MAg mengatakan, selain sudah membentuk Tenaga Ahli Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Cirebon, pihaknya juga akan membentuk Satgas Percepatan Investasi. 

Imron menilai, sejumlah program dan pembangunan selama 2,5 tahun masa kepemimpinannya ini, masih belum berjalan secara maksimal.  "Ada kegamangan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam berinovasi dan menjalankan program," kata Imron pada rapat Tim Akselerasi Pembangunan Kabupaten Cirebon,  Kamis (21/10).

Tim Akselerasi Pembangunan Kabupaten Cirebon terdiri dari Prof Dr Rokhmin Dahuri MS  (ketua), Ir Ketut Sestiawan, Sophi Zulfia SH MH, Dr Ir Rudi Mahmud Z MT, KH Osama Mansyur, H Moh Sofyan SH MH, dan Pro Dr H Sugianto SH MH.

Bupati menambahkan, kurang maksimalnya program yang dijalankan oleh SKPD,  dibuktikan dengan penyerapan anggaran yang cukup minim. Ia menyebutkan, anggaran yang terserap hanya mencapai 54 persen saja. 

Imron berharap, adanya Tenaga Ahli Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Cirebon ini, nantinya bisa menyerap anggaran pusat untuk kabupaten, serta bisa membuat SKPD lebih berinovasi dengan baik dalam sejumlah program. 

"Biar nanti, kepala dinasnya bisa fokus untuk inovasi dan mengembangkan Kabupaten Cirebon," kata Imron seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id. 

Untuk Satgas Percepatan Invetsasi, Imron mengatakan, bahwa tim tersebut akan dibentuk minggu depan. Pembentukan satgas investasi ini, dikarenakan banyaknya potensi di Kabupaten Cirebon, yang belum tergali secara maksimal. 

Imron menilai, Untuk bisa memberikan kepercayaan kepada para investor, yang harus diberbaiki terlebih dahulu, adalah sistem yang ada di pemerintahannya. 

Salah satu yang akan dilakukan oleh Satgas Percepatan Investasi, yaitu memberikan kepastian perizinan kepada para investor.  "Agar investor yang datang ke Cirebon, bisa mendapatkan kejelasan terkait izin dan lainnya," ujar Imron.

photo
Ketua Tim Akselerasi Pembangunan Kabupaten Cirebon, Prof Dr Rokhmin Dahuri MS.  (Foto: Dok RD Institute)

Dalam kesempatan tersebut, Prof Dr Rokhmin Dahuri MS selaku  ketua   Tim Akselerasi Pembangunan Kabupaten Cirebon  mengemukakan,  tugas Tim Akselerasi Pembangunan Kebupaten Cirebon ada empat. Pertama,  membantu para kepala OPD untuk menyempurnakan rencana pembangunan. Ada rencana pembangunan yang sudah disusun sejak penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM)  tapi dunia itu sangat dinamis, entah dinamis  karena perkembangan ilmu dan teknologi, karena situasi politik, maupun karena hal yang tidak terduga, seperti adanya pandemi.

“Yang ketua adalah kami pun diminta bupati untuk menggaet APBN dan APBD Jawa Barat untuk sebanyak  mungkin mengucur ke Kabupaten Cirebon,” ujar Rokhmin yang juga Guru Besar Kelautan dan Perikanan IPB University. 

Tugas ketiga adalah  mendatangkan investor yang benar-benar bonafid.  “Pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) itu  terdiri investasi, ekspor, konsumsi dan impor. Kalau negara  yang mau maju dan makmur, harusnya investasi dan ekspor lebih besar daripada konsumsi dan impor,” ujarnya.

“Keempat, membantu dan mengawal Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) tetap kreatif dan  inovatif, sepanjang bapak dan ibu kepala OPD tidak keluar dari koridor hukum,” tuturnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement