Selasa 07 Sep 2021 00:30 WIB

Ini Klarifikasi Polda Soal Pembentangan Poster oleh Anggota

Pembentangan poster tersebut saat berada di jalan yang akan dilalui Presiden Jokowi. 

Kabid Humad Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad (tengah).
Foto: Humas Polda Lampung
Kabid Humad Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad (tengah).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memberikan klarifikasi terkait beredarnya foto pembentangan poster oleh lima anggota kepolisian saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, pekan lalu. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat dikonfirmasi mengatakan, kelima anggota Polri tersebut merupakan bagian dari pasukan yang terlibat dalam pengamanan kunjungan Presiden Jokowi ke Lampung.

"Kita ketahui perlintasan yang akan dilalui Presiden tentu dalam pengamanan ring 2 dan 3 yang adalah tanggung jawab Polri," kata dia, Senin (6/9).

Adanya foto pembentangan poster, kata Pandra, hal itu merupakan langkah Polri dalam pengamanan dengan upaya kemampuan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Dalam masa pandemi Covid-19, kata dia, tentunya tidak boleh adanya warga yang berkerumun dengan tujuan agar tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dengan langkah itu, sehingga adanya warga yang membentangkan poster, kami lakukan pendekatan kepada salah satu orang berinisial R yang telah membawa kurang lebih 100 item poster. Kami dekati dan berikan pengertian agar tidak berkerumun di masa pandemi ini," kata dia lagi.

Pandra menambahkan, saat anggota melakukan pendekatan secara persuasif, sejumlah warga terlihat menyambut dengan baik. Sehingga, anggota kepolisian bersama R melakukan pemotretan bersama poster untuk disampaikan dalam laporan kepada pimpinan.

"Saat pemotretan oleh anggota untuk laporan kepada pimpinan, R juga sempat minta difoto dan diambilkan oleh stafnya dengan tujuan baik sebenarnya. Namun, tidak lama justru muncul dan beredar foto seolah-olah polisi yang melakukan aksi demo," katanya pula.

Sebelumnya, beredar pembentangan poster oleh lima anggota Polri bersama warga saat kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Lampung. Lima poster tersebut berisi tulisan "jangan hapus mural", "penolakan TKA China", stop hutang negara", "penjarakan koruptor", dan "jangan lupakan tragedi Km 50". Pembentangan poster tersebut saat berada di jalan yang akan dilalui Presiden Jokowi di wilayah Kabupaten Pesawaran, Lampung.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement