Senin 30 Aug 2021 17:09 WIB

Bandung Optimistis Target Vaksinasi Tercapai pada September

Masyarakat Bandung diharapkan sudah hidup normal pada Maret.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Ilham Tirta
Ilustrasi vaksinasi.
Foto: Antara/Wahyu Putro A
Ilustrasi vaksinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung optimis target vaksinasi Covid-19 sebesar 70 persen kepada masyarakat akan tercapai di akhir September tahun 2021. Saat ini, vaksinasi di Kota Bandung sudah mencapai di angka 60 persen lebih.

"Kalau vaksin secara keseluruhan sudah di atas 60 persen, sudah 62 persen, mungkin 63 persen. Saya optimis 70 persen September tercapai," ujar Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, Senin (30/8).

Bahkan, ia mengungkapkan, akhir September target vaksinasi Covid-19 dapat melebihi target yang sudah ditentukan menjadi 80 persen. Ema berharap target vaksinasi dapat tercapai dengan tidak terdapat kendala pada penyaluran dosis vaksin dari pemerintah.

Pemkot Bandung juga terus mendorong vaksinasi Covid-19 terhadap usia 12 sampai 17 tahun. Selama ini, vaksinasi terhadap mereka dilakukan di wilayah tempat tinggal masing-masing.

Namun, pihaknya mendorong kepada pemerintah pusat agar dapat dilaksanakan vaksinasi secara serentak. Diharapkan pada akhir tahun seluruh masyarakat sudah divaksinasi dosis kedua.

"70 persen itu belum mencapai dosis dua, minimal dosis satu dulu. Artinya, begini logikanya, 100 persen diharapkan di penghujung tahun dosis dua kalau itu Allah kabulkan dan mudahkan saya punya perhitungan di bulan Maret herd immunity di kota kita sudah terbangun. Kan kita ingin kembali normal seperti biasa," kata dia.

Ema menambahkan, keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Kota Bandung berada di angka 22 persen lebih. Sedangkan positivity rate di angka 3,83 atau berada dibawah ambang batas yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung merilis, hingga Ahad (29/8), total sasaran vaksinasi mencapai 1.952.358 orang. Total yang sudah divaksin dosis pertama 1.212.253 orang atau 62.09 persen dan dosis dua 762.130 orang atau 39.04 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement