Sabtu 28 Aug 2021 15:52 WIB

Polres Batang Kewalahan Layani Warga yang Ingin Vaksinasi

Polres Batang kewalahan melayani minta masyarakat yang ingin mendapat vaksinasi Covid

vaksinasi covid-19 (ilustrasi)
Foto: Edi Yusuf/Republika
vaksinasi covid-19 (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Kepolisian Resor (Polres) Batang, Jawa Tengah, dibantu tim dinas kesehatan dan relawan kewalahan untuk melayani masyarakat yang ingin menjalani vaksinasi yang diselenggarakan di Kepolisian Sektor (Polsek) Warungasem, Sabtu (28/8).

Antusias masyarakat yang sangat tinggi untuk mendapat pelayanan vaksinasi oleh petugas medis tersebut sehingga rela berdesakan hingga abai protokol kesehatan dan tidak disiplin 5M seperti menjaga jarak dan berkerumunan. Petugas kepolisian dibantu tim satgas berusaha mengendalikan warga yang ingin mendapat pelayanan vaksinasi dengan membatasi mereka untuk menjaga jarak.

Baca Juga

Kepala Bagian Operasional Polres Batang, Kompol Rahardjo, mengatakan petugas sudah berusaha memberikan peringatan agar antre dan mengatur warga agar menjaga jarak dan tidak berkerumunan. "Sebenarnya, kami sudah menyediakan tempat bagi warga yang akan menjalani vaksinasi. Akan tetapi, warga berusaha ingin mendapat pelayanan pertama sehingga rela berdesak-desakan," katanya.

Rahardjo mengatakan, dengan membludaknya warga yang akan mendapat layanan vaksinasi, tim satgas terpaksa harus menunda sebagian masyarakat dari sejumlah desa mendapatkan vaksinasi. Hal itu, kata dia, sebagai upaya mengantisipasi terjadinya kerumunan dan menimbulkan kerawanan penyebaran Covid-19.

"Kita sudah minta sebagian warga tidak berkerumun di lokasi vaksinasi. Kami pastikan bagi warga yang belum mendapat vaksinasi akan diarahkan melakukan kegiatan vaksinasi di Puskesmas Warungasem, Selasa," ujarnya.

Rahardjo mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 1.050 vaksin Moderna untuk vaksinasi di setiap kecamatan. "Hingga saat ini, kegiatan vaksinasi di Polsek warungasem sudah mencapai sekitar 600 orang. Kegiatan vaksinasi sudah dibuka mulai pukul 08.00 WIB," katanya.

Kepala Desa Masin Sugiyanto mengatakan pihak pemerintah desa sudah mengarahkan warga agar tidak datang ke lokasi pelaksanaan vaksinasi secara bersamaan. "Kami sudah minta warga tidak datang bersamaan yang bisa menimbulkan kerumunan. Akan tetapi, mereka membandel, ya.. antusias warga memang cukup tinggi mendapat vaksinasi," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement