Selasa 20 Jul 2021 20:43 WIB

Pelonggaran Dimulai 26 Juli Jika Kasus Turun, Ini Poinnya...

Hingga Selasa (20/7) ini, tren penambahan kasus memang mengalami penurunan.

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Agus Yulianto
Presiden Jokowi.
Foto: Dokumentasi Sekretariat Negara RI
Presiden Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga 25 Juli 2021. Jika kasus Covid-19 semakin turun dan pengendalian pandemi terus menunjukkan perbaikan, maka pelonggaran aktivitas masyarakat akan dimulai 26 Juli 2021. Hingga Selasa (20/7) ini, tren penambahan kasus memang mengalami penurunan.

"Jika tren kasus terus mengalami penurunan maka 26 juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangan pers di Istana Bogor, Selasa (20/7) malam. 

Baca Juga

Poin-poin pelonggaran yang dijadwalkan dimulai per 26 Juli 2021, di antaranya: 1. Pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 malam dengan kapasitas 50 persen. 

2. Pasar tradisional selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari diizinkan buka sampai puku 15.00 sore dengan kapasitas maksimal 50 persen. "Tentu saja dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat yang pengaturannya akan ditetapkan pemerintah daerah," ujar Jokowi.

 

3. Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lainnya yang sejenis, diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 malam. Teknis dan pengaturannya oleh Pemerintah Daerah. 

4. Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan dengan ketat sampai dengan pukul 21.00 malam dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit.

5. Kegiatan yang lain pada sektor esensial dan kritikal, baik di pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan, akan dijelaskan secara terpisah. "Saya minta kita semua bisa bekerja sama dan bahu membahu untuk melaksanakan PPKM ini dengan harapan kasus akan segera turun dan tekanan kepada rumah sakit juga menurun," kata Jokowi. 

Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam menuntaskan PPKM darurat dengan tujuan menurunkan laju penambahan kasus Covid-19. Ia meminta, masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dan menjalankan isolasi mandiri bila memang terkonfirmasi positif Covid-19. 

"Pemerintah juga terus membagikan paket obat gratis untuk orang tak bergejala (OTG) dan gejala ringan yang direncanakan sejumlah 2 juta paket," kata presiden. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement