Jumat 02 Jul 2021 16:22 WIB

Satpol PP Kebayoran Lama Telusuri Dugaan Pesugihan Sosialita

Viral di Tiktok, acara pesta di Pondok Indah ada ritual pesugihan dengan tumbal.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Praktik pesugihan untuk mendapatkan uang secara cepat (ilustrasi)
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Praktik pesugihan untuk mendapatkan uang secara cepat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menelusuri dugaan pesugihan oleh para sosialita, seperti diungkapkan seorang warga di media sosial (medsos), karena menyangkut ketertiban umum.

"Dari sisi wilayah, kami tidak akan tinggal diam. Kami sudah perintahkan Satpol PP untuk mencari informasi di lapangan," kata Wakil Camat Kebayoran Lama, Sidik Rawanta saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (2/7).

Pesugihan adalah suatu cara untuk memperoleh kekayaan secara instan tanpa harus bekerja keras layaknya orang bekerja pada umumnya. Dalam prosesnya, pesugihan adalah bentuk kerja sama perjanjian antara manusia sebagai pelaku pesugihan dan makhluk gaib.

Sidik berharap, informasi yang dikumpulkan akan membantu pihak kepolisian yang saat ini sedang melakukan penyelidikan. Meski Satpol PP sedang fokus dalam penanganan pandemi Covid-19 dan vaksinasi, pihaknya berupaya melakukan penelusuran soal video yang viral tersebut.

Di sisi lain, Sidik menilai, informasi dalam video yang diunggah di medsos itu juga masih belum bisa dipastikan kebenarannya. "Kesimpulan saya ini masih samar karena sumbernya juga dari Tiktok masih perlu ditindaklanjuti jauh," ujar Sidik.

Beredar video berisi pengakuan seorang wanita melalui akun Tiktok @dinskidiary yang diunggah sekitar Senin (28/6). Perempuan dalam video itu mengungkapkan pengalamannya hanya berdasarkan potongan percakapan melalui pesan Whatsapp.

Perempuan tersebut mengaku, dihubungi penyelenggara acara pada April 2021 yang menawarkan sebagai pembawa acara ulang tahun seorang klien di kawasan Pondok Indah pada 19 Mei 2021. Namun, dari proses percakapan itu, ia curiga dan ada kejanggalan dengan acara pesta ulang tahun tersebut karena bakal ada ritual pesugihan dengan tumbal laki-laki muda.

Video pendek berdurasi sekitar 60 detik tersebut kemudian menjadi viral dengan ribuan komentar warganet. Tak hanya di Tiktok, perempuan dalam video tersebut juga memberi pengakuan yang sama melalui akun Youtube, Ramadhini Sari.

Polsek Metro Kebayoran Lama sedang mengusut pengunggah video di medsos dengan narasi dugaan pesugihan itu.Adapun pengusutan kasus tersebut, lanjut dia, dipimpin Unit Reserse Kriminal Polsek Kebayoran Lama dan Pos Polisi di Pondok Indah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement