Kamis 01 Jul 2021 16:39 WIB

91 Tenaga Kesehatan di Kulon Progo Tepapar Covid-19

Tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19 paling banyak di RSUD Wates.

Sebanyak 91 tenaga kesehatan setempat terkonfirmasi Covid-19 di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta terpapar Covid-19 (ILUSTRASI).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sebanyak 91 tenaga kesehatan setempat terkonfirmasi Covid-19 di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta terpapar Covid-19 (ILUSTRASI).

REPUBLIKA.CO.ID, KULON PROGO -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat, 91 tenaga kesehatan setempat terkonfirmasi Covid-19. Sebanyak 89 lainnya masih menunggu hasil swab PCR dari uji laboratorium dalam dua pekan terakhir.

Juru bicara gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati, mengatakan, mengatakan dari data yang ada, tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19 paling banyak di RSUD Wates sebanyak 56 yang sudah terkonfirmasi. Kemudian diikuti Puskesmas Wates sebanyak 13 tenaga kesehatan dan Puskesmas Kokap I ada sembilan tenaga kesehatan.

Selanjutnya, Puskesmas Nanggulan ada enam tenaga kesehatan, Puskesmas Sentolo I ada lima tenaga kesehatan, dan Puskemas Panjatan I ada dua tenaga kesehatan. "Itu yang kami catat dalam dua pekan terakhir," kata Baning.

Dia mengatakan, penularan yang terjadi di tenaga kesehatan, setelah Dinas Kesehatan menutup Puskesmas Pengasih II, diduga tenaga kesehatan kelebihan beban kerja dengan melakukan kegiatan vaksinasi, swab dan pemantauan kepada 2.152 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang isolasi mandiri. Dia menyebut, keterbatasan daya tampung rumah sakit, banyak terkonfirmasi Covid-19 dalam kondisi sedang dan berat harus didampingi petugas yang ada di puskesmas.

"Dalam kondisi menurun staminanya, dan beban semakin tinggi, ditambah beberapa rekan kami dimulai tertular di rumah, tetangga dan teman, dengan status orang tanpa gejala tetap bekerja," ujarnya.

Saat pelayanan, petugas sudah menggunakan alat pelindung diri (APD) standar, tetapi kelemahan dari petugas yakni setelah pelayanan menyelesaikan kegiatan administrasi dan istirahat sambil makan, dan tetap bersama dengan petugas lainnya dalam jarak dekat. Satgas Covid-19 Kulon Progo akan mengevaluasi kejadian-kejadian yang mengakibatkan beberapa pegawai petugas pelayanan kesehatan, baik di puskesmas dan rumah sakit menjadi tertular. Kepala dinas kesehatan setempat sudah memberikan instruksi kepada semua pegawai di bawah dinas kesehatan untuk memperketat protokol kesehatan, baik saat memberikan pelayanan maupun setelah pelayanan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement