Kamis 25 Feb 2021 18:07 WIB

Kota Sukabumi Gagas Kampung Tematik Wisata

Kampung wisata adalah suatu bentuk penggabungan antara tiga komponen pariwisata

Rep: riga nurul iman/ Red: Hiru Muhammad
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengunjungi salah satu kawasan yang akan dijadikan kampung wisata tematik di Kampung Kadaluwang, Kecamatan Lembursitu beberapa waktu lalu
Foto: dok pemkot sukabumi
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengunjungi salah satu kawasan yang akan dijadikan kampung wisata tematik di Kampung Kadaluwang, Kecamatan Lembursitu beberapa waktu lalu

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Kota Sukabumi terus berinovasi dalam membangkitkan ekonomi daerah di masa pandemi Covid-19. Salah satunya dilakukan Sukabumi Creative Hub (SCH) dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) yang menggulirkan aksi Reka Rasa membangun kampung tematik wisata di tujuh kecamatan.

"Pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan roda penggerak perekonomian Indonesia termasuk di daerah," ujar Manager SCH Rendi Irlian Kamase kepada Republika, Kamis (25/2). Selain itu sektor pariwisata berperan sebagai wadah untuk melestarikan nila-nilai budaya yang berkonsentrasi pada pembangunan, terutama jika dilihat sebagai penggerak ekonomi kreatif.

Oleh karena itu kata Rendi Disporapar berencana untuk meningkatkan taraf ekonomi kreatif lokal dari sektor pariwisata. Sehingga di awal 2021 bersama SCH menggulirkan Aksi Reka Rasa.

Program tersebut lanjut Rendi, bertujuan untuk menggali potensi di setiap wilayah dan meningkatkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) setiap wilayah/kecamatan serta meningkatkan taraf ekonomi kreatif dan pariwisata lokal. Di mana Aksi Reka Rasa merupakan kegiatan pendampingan kampung tematik wisata berbasis kolaborasi antar tenaga ahli bidang pariwisata dan juga komunitas dan organisasi lokal.

"Dengan konsep artist in residence atau pelaku kreatif yang berbasis urban, aksi ini dilakukan dengan pemaksimalan wilayah-wilayah yang memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Rendi. Selain wilayah-wilayahnya, kualitas SDM wilayah tersebut juga ikut ditingkatkan melalui pembinaan.

Sebab lanjut Rendi, dengan meningkatkan sumber daya setempat diharapkan dapat membantu mengembangkan ekonomi desa. Konsep kampung wisata menjadi tema yang diangkat oleh tim Aksi Reka Rasa tahun 2020.

Kampung wisata adalah suatu bentuk penggabungan antara tiga komponen pariwisata (3A), yaitu atraksi, akomodasi, dan amenitas pariwisata. Tim Aksi Reka Rasa ini, terbentuk atas sekelompok mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan.

Dalam kegiatan itu, mereka berhasil membuat Dokumen Perencanaan Kampung Kadulawang, desa yang berada di Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembur Situ Kota Sukabumi. Selain itu, sekelompok Aksi Reka Rasa ini juga membuat Perencanaan Penegembangan Hutan Kota Kibitai.

Tim Aksi Reka Rasa ini kata Rendi, akan hadir kembali di tahun ini di 7 kecamatan dengan konsep-konsep yang lebih menarik. Untuk mendukung terwujudnya konsep pelaku kreatif yang berbasis urban dilakukan pencarian dan pembentukan para pemuda yang tertantang atau lebih dikenal dengan istilah Creative Troops.

Sosialisasi dan pembentukan Creative Troops dimulai pada tanggal 24 Februari–10 Maret 2021. Setelah Creative Troops terbentuk, akan diadakan bentuk pelatihan dan riset lokasi selama satu bulan penuh yaitu 15 – 31 Maret 2021.

Kemudian tahap selanjutnya berupa implementasi yang akan dilaksanakan pada April hingga Juli 2021. Tahap terakhir, hasil dari setiap wilayah akan dipublikasikan melalui pameran yang akan dilaksanakan pada akhir 2021.

"Kunci keberhasilan dari program ini adalah kerjasama antara pihak yang terlibat serta penerapan ilmu-ilmu yang dimiliki Creative Troops dengan membawa nilai kebersamaan dan peduli," kata Rendi. Dengan menempatkan menempatkan seseorang atau sekelompok pelaku kreatif pada suatu wilayah harapannya aksi me-reka dan me-rasa ini dapat menemukan dan mendorong potensi pariwisata serta ekonomi kreatif lokal.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyambut baik Aksi Reka Rasa dengan membangub kampung tematik wisata. Hal ini dalam membangkitkan ekonomi lokal.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement