Rabu 17 Feb 2021 06:52 WIB

Dinkes Sumsel: Penyuntikan Vaksin Sinovac tak Terpaku Waktu

Dinkes Sumsel menyebut vaksinasi nakes bersamaan dengan jadwal suntik TNI-Polri

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Eko Indra Heri (kiri) disuntik vaksin COVID-19 produksi Sinovac saat pelaksanaan vaksinasi perdana di Puskesmas Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (14/1/2021).  Penyuntikkan perdana tahap pertama vaksin tersebut selanjutnya dilakukan pada 51.708 orang tenaga kesehatan dan SDM Kesehatan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.
Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Eko Indra Heri (kiri) disuntik vaksin COVID-19 produksi Sinovac saat pelaksanaan vaksinasi perdana di Puskesmas Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (14/1/2021). Penyuntikkan perdana tahap pertama vaksin tersebut selanjutnya dilakukan pada 51.708 orang tenaga kesehatan dan SDM Kesehatan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Dinas Kesehatan Sumatra Selatan menyebut penyuntikan vaksin sinovac untuk tenaga kesehatan dan tenaga penunjang tidak terpaku target harus tuntas pada akhir Februari 2021 karena banyak sasaran yang tertunda.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel Yusri di Palembang, Selasa mengatakan penyuntikan vaksin untuk SDM Kesehatan masih dimungkinkan bersisiran dengan vaksin untuk TNI-Polri yang akan dimulai pada awal Maret.

"Mengingat banyak sasaran vaksin yang ditunda karena kondisi klinis, maka mereka bisa suntik kalau sudah diizinkan dan itu tidak masalah walau vaksin tahap selanjutnya sudah mulai," ujarnya.

Menurut dia penyuntikan vaksin COVID-19 secara menyeluruh di Sumsel memerlukan waktu hingga Maret 2021 dan tingkat keberhasilan dihitung secara komulatif, sehingga sasaran vaksin harus terealisasi semaksimal mungkin.

Berdasarkan data P-Care Satgas COVID -19 Sumsel per 15 Februari mencatat realisasi penyuntikan pertama telah mencapai 31.395 orang (64,06 persen) sejak 14 Januari 2021 dengan sasaran tunda berjumlah 18.428 orang.

Baca juga : Wapres Maruf Pagi Ini akan Divaksin Sinovac

Sedangkan penyuntikan kedua baru mencapai 8.986 orang (18,36 persen) dengan sasaran tunda berjumlah 1.363 orang, menurutnya mayoritas penyuntikan tertunda karena hipertensi sehingga perlu menunggu jeda.

Sementara Vaksin Sinovac tahap III rencananya tiba di Palembang pada akhir Februari dengan target awal Maret telah didistribusikan ke 17 kabupaten/kota untuk anggota TNI, Polri dan ASN pelayanan publik.

"Vaksinasi Sumsel tidak ada masalah di lapangan, jadi tidak masalah kalau ternyata penyuntikan untuk tenaga kesehatan harus berbarengan dengan TNI-Polri," kata dia menambahkan.

Kendati demikian pihaknya tetap mengupayakan penyuntikan berjalan sesuai target karena vaksinasi COVID-19 di Sumsel tidak ada kendala serius kecuali persoalan data dan kondisi klinis sasaran. Pihaknya juga memastikan kondisi dosis vaksin yang belum disuntikan masih dalam kondisi bagus.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement