Selasa 09 Feb 2021 13:05 WIB

Banjir Mulai Surut di Pejaten Timur, tak Ada Korban Jiwa

Pihak kelurahan pun memastikan tak ada korban jiwa dalam bencana banjir kali ini.

Rep: Febryan A / Red: Andi Nur Aminah
Warga melintasi banjir yang melanda lingkungan tempat tinggalnya di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta, Ahad (7/2/2021). Banjir setinggi 30-150 cm yang melanda tiga RW di Pejaten Timur itu disebabkan oleh luapan air Sungai Ciliwung.
Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Warga melintasi banjir yang melanda lingkungan tempat tinggalnya di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta, Ahad (7/2/2021). Banjir setinggi 30-150 cm yang melanda tiga RW di Pejaten Timur itu disebabkan oleh luapan air Sungai Ciliwung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banjir setinggi dua meter yang melanda sejumlah titik di Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sejak Senin (8/2), telah surut pagi ini, Selasa (9/2). Pihak kelurahan pun memastikan tak ada korban jiwa dalam bencana banjir kali ini. 

Lurah Pejaten Timur, Rasyid Darwis mengatakan, pagi ini banjir sudah mulai surut. Genangan hanya tersisa di perumahan yang berlokasi persis di bibir kali Ciliwung dengan ketinggian tak lebih dari sepinggang orang dewasa. 

Baca Juga

"Kalau yang masih ada (terendam air) itu di 4 RW, yakni RW 05-08, dengan total 8 RT. Saat ini kan sudah mulai surut, jadi petugas kami siagakan untuk membersihkan lumpur dan sampah yang terbawa air," kata Rasyid kepada wartawan, Selasa (9/2) pukul 11.00 WIB. 

Adapun warga, lanjut Rasyid, kini sudah berangsur kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur. Petugas dari PPSU, Satpol PP, dan Damkar juga telah bersiap untuk membantun pembersihan sisa lumpur. 

Rasyid menambahkan, banjir kali ini tak menelan korban jiwa. "Sejauh ini, tak ada korban jiwa. Baik itu hanyut maupun tenggelam karena sebelum air datang kami sudah memberitahukan ke warga air akan datang sehingga ada antisipasi evakuasinya," ujarnya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement