Sabtu 06 Feb 2021 01:35 WIB

Perpusnas Fasilitasi Kebutuhan Pustaka Digital STIK

Peran perpustakaan digital sangat penting untuk mendukung pembelajaran jarak jauh.

Rep: Novita Intan/ Red: Satria K Yudha
Petugas menunjukan aplikasi iSumbar Mambaco sebagai layanan pustaka digital di Perpustakaan Daerah Sumatra Barat, di Padang, Sumatra Barat, Jumat (7/8/2020). Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatra Barat meluncurkan aplikasi pustaka digital iSumbar Mambaco untuk mempermudah masyarakat membaca buku atau mencari informasi di perpustakaan umum selama pandemi Covid-19 tanpa harus keluar rumah.
Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
Petugas menunjukan aplikasi iSumbar Mambaco sebagai layanan pustaka digital di Perpustakaan Daerah Sumatra Barat, di Padang, Sumatra Barat, Jumat (7/8/2020). Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatra Barat meluncurkan aplikasi pustaka digital iSumbar Mambaco untuk mempermudah masyarakat membaca buku atau mencari informasi di perpustakaan umum selama pandemi Covid-19 tanpa harus keluar rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) terkait pengembangan sumber daya manusia. Dalam kerja sama ini, para mahasiswa, civitas akademika STIK, seluruh anggota Polri, hingga masyarakat umum dimudahkan dalam mencari referensi, bacaan, dan tulisan ilmiah di perpustakaan digital STIK maupun Perpusnas. 

Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando mengatakan, perpustakaan adalah ruang terbuka bagi masyarakat untuk mendukung pembangunan manusia sekaligus upaya melebarkan kesempatan kerja. Perpustakaan juga menjadi sarana dalam mengurangi kemiskinan yang disebabkan karena persoalan konektivitas sumber daya pengetahuan.

"Perpustakaan Nasional memiliki layanan berbasis digital yang bisa diakses oleh umum, termasuk mahasiswa dan civitas akademika STIK. Anggota Polri juga bisa memanfaatkan koleksi buku yang ada pada iPusnas tanpa perlu menjadi anggota Perpusnas untuk membaca buku full-text," kata Syarif, Jumat (5/2). 

Ketua STIK Yazid Fanani mengatakan, kerja sama ini sesuai dengan kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit, yakni transformasi menuju Polri yang presisi, khususnya transformasi organisasi menjadikan sumber daya manusia unggul.  Ada lima ruang lingkup kerja sama Perpusnas dengan STIK, antara lain pengembangan sumber daya perpustakaan dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bidang Perpusdokinfo. 

Kerja sama juga mencakup perluasan jejaring perpustakaan hingga penelitian dan publikasi bersama dalam bidang perpustakaan. 

“Kehadiran perpustakaan digital dinilai sangat penting perannya untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh di tengah kondisi pandemi Covid-19 dimana mengharuskan para peserta didik dan mahasiswa belajar dari rumah,” kata dia. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement