Rabu 27 Jan 2021 16:28 WIB

Ini Rencana Terduga Teroris Rakit Bom untuk Aksi di Aceh

Para terduga teroris sudah melakukan aktivitas terkait terorisme selama 2 tahun. 

Rep: Ali Mansur / Red: Agus Yulianto
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy memperlihatkan sejumlah foto barang bukti milik terduga teroris pasca penangkapan di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (23/1/2021). Densus 88 Anti Teror Polri mengamankan lima terduga teroris di Aceh yang diduga terlibat kasus jaringan bom Polrestabes Medan, pembuatan bom jaringan teroris di Riau serta berencana membuat bom untuk aksi teror di Aceh.
Foto: Antara/Ampelsa
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy memperlihatkan sejumlah foto barang bukti milik terduga teroris pasca penangkapan di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (23/1/2021). Densus 88 Anti Teror Polri mengamankan lima terduga teroris di Aceh yang diduga terlibat kasus jaringan bom Polrestabes Medan, pembuatan bom jaringan teroris di Riau serta berencana membuat bom untuk aksi teror di Aceh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap lima terduga pelaku teroris yang berhasil diamankan beberapa hari yang lalu. Dua dari mereka berencana merakit bom untuk melakukan aksi amaliyah di Aceh.

"Untuk terduga teroris UM alias AA alias TA dan SA merupakan jaringan kelompok bom Polrestabes Medan dan sedang merencanakan pembuatan bom untuk melakukan aksi amaliyah di wilayah Aceh," ujar Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dalam keterangannya, Rabu (27/1).

Sedangkan, kata Winardy, terduga teroris berinisial MY, SJ alias AF, dan RA merupakan DPO Densus 88 terkait rencana hijrah untuk bergabung dengan ISIS di Suriah dan Afghanistan. Menurutnya, kelima terduga teroris tersebut sudah melakukan aktivitas terkait terorisme selama dua tahun sebelum tertangkap oleh Densus 88 AT.

"Kurang lebih sudah dua tahun para terduga melakukan aktivitas terorisme sebelum tertangkap oleh Densus 88," ungkap Winardy.

 

 

 

 

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement