Rabu 13 Jan 2021 20:36 WIB

Alokasi tak Cukup, Vaksinasi Kabupaten Bekasi Diundur

Pengunduran pelaksanaan vaksinasi itu hingga Februari 2021.

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Andi Nur Aminah
Penyuntikan Vaksin (ilustrasi)
Foto: AP
Penyuntikan Vaksin (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bekasi diundur jadi Februari 2021. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah, Rabu (13/1).

Alamsyah menuturkan, pihaknya belum kedatangan vaksin yang telah didistribusikan sejak awal pekan ini. "Belum, jadwal mundur ke Februari," kata Alamsyah saat dihubungi wartawan.

Baca Juga

Dia menerangkan, mundurnya jadwal vaksinasi di wilayah yang banyak menyumbang kasus Covid-19 dari klaster industri tersebut lantaran alokasi vaksin tidak cukup. "Alokasi vaksin tidak cukup," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainarti, menuturkan, pihaknya telah mempersiapkan fasilitas kesehatan hingga pelatihan kepada tenaga kesehatan yang bertugas melakukan vaksinasi.

Jika vaksin tiba di Kabupaten Bekasi, nantinya segala persiapan sudah selesai dan bisa segera terlaksana. "Insya Allah vaksin didistribusikan semua bisa dilaksanakan segera," ujarnya.

Adapun, Kabupaten Bekasi mengalokasikan vaksin sebanyak 12.234 orang untuk menerima vaksin tahap pertama. Peruntukannya kepada para tenaga kesehatan. 

Kondisi ini berbeda dengan Kota Bekasi yang sudah kedatangan 14.060 dosis vaksin pada Selasa (12/1) kemarin. Untuk Kota Bekasi, proses vaksinasi akan dilakukan pada pekan ini.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement