Senin 21 Dec 2020 14:11 WIB

10 Ribu Personel Gabungan Amankan Nataru di Sumut

Operasi Lilin Toba 2020 akan berlangsung selama 15 hari mulai 21 Desember 2020

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Sebanyak 10 ribu personel gabungan disiagakan dalam rangka mengamankan jalannya ibadah Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) di Sumatera Utara. Ilustrasi.
Foto: Antara/Oky Lukmansyah
Sebanyak 10 ribu personel gabungan disiagakan dalam rangka mengamankan jalannya ibadah Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) di Sumatera Utara. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN - Sebanyak 10 ribu personel gabungan disiagakan dalam rangka mengamankan jalannya ibadah Hari Raya Natal 2020 dan tahun baru 2021 (Nataru) di Sumatra Utara. Keterangan itu disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormi.

"Sebanyak 10 ribu personel itu merupakan gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya," katanya saat apel gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2020 Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Mapolda Sumut, Medan, Senin (21/12).

Baca Juga

Martuani menerangkan, seluruh personel itu akan menjaga dan mengamankan jalannya ibadah Natal dan tahun baru. Meskipun demikian, Kapolda mengingatkan agar seluruh masyarakat yang merayakan Natal di Sumut untuk dilakukan secara virtual.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak menggelar pesta saat pergantian tahun sebagai antisipasi penyebaran virus corona. “Hal ini kita lakukan untuk menghindari klaster baru penyebaran Covid-19 di Sumut mengingat saat ini Sumut sudah mulai menurun semula di peringkat tujuh menjadi peringkat sembilan,“ katanya.

Apel Operasi Lilin Toba 2020 itu dipimpin langsung Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi dan dihadiri Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hassanuddin, Danlantamal I Belawan, Wakapolda Sumut, Kabinda Provinsi Sumut, Ka BNNP Sumut, para PJU Kodam I/BB, Polda Sumut, dan Pemprov Sumut. Operasi Lilin Toba 2020 akan berlangsung selama 15 hari mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement