Jumat 23 Oct 2020 08:51 WIB

PDAM Depok Hentikan Aliran Air pada 26 Oktober 2020

Penghentian layanan air terkait penggantian changeover switch (COS) atau ohm saklar.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Erik Purnama Putra
Manejer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Depok, Imas Dyah Pitaloka.
Foto: Istimewa
Manejer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Depok, Imas Dyah Pitaloka.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan menghentikan aliran air ke pelangan pada Senin-Selasa (26-27/10). Penghentian layanan air terkait adanya pekerjaan penggantian changeover switch (COS) atau ohm saklar.

"Pekerjaan penggantian COS adalah alat listrik yang digunakan untuk memindahkan daya listrik dari sumber listrik utama (PLN) dengan sumber listrik cadangan (Genset) dan sebaliknya," ujar Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka, Kamis (22/10).

Dia menjelaskan, dengan adanya pekerjaan penggantian COS, menyebabkan penghentian pengaliran ke pelanggan di Kecamatan Sukmajaya, Tapos, Cimanggis, dan sebagian Kecamatan Cilodong selama 24 Jam.

"Penggantian COS dilaksanakan karena ada penambahan kapasitas. COS yang ada saat ini dengan kapasitas 1.600 ampere akan di ganti menjadi kapasitas 2.000 ampere. Selain itu penggantian COS sebelumnya dilakukan pada 1997," terang Imas.

Menurut Imas, penggantian COS karena PDAM Tirta Asasta Kota Depok berencana untuk mengembangkan kapasitas produksinya. Karena itu, perlu untuk penggantian serta penambahan kapasitas COS tersebut.

Dia menerangkan, pelaksanaannya juga mebutuhkan waktu yang lama, karena penambahan kapasitas memerlukan perubahan dimensi dari COS tersebut. Sehingga mulai dari ruang panel serta komponen lainnya perlu dikerjakan satu per satu.

"Karena COS ini berhubungan dengan kelistrikan yang merupakan salah satu objek vital dan beresiko tinggi, maka diperlukan ketelitian serta ketepatan dalam pengerjaan penggantian panel COS ini," ucap Imas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement