Senin 31 Aug 2020 22:33 WIB

Tiga Korban Penyerangan Mapolsek Ciracas Dirawat di RSPAD

Satu dari tiga korban adalah kru media televisi ANTV.

Suasana pasca penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, (29/8). Polsek Ciracas dikabarkan diserang oleh sejumlah orang tak dikenal pada Sabtu (29/8) dini hari. Republika/Putra M. Akbar
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Suasana pasca penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, (29/8). Polsek Ciracas dikabarkan diserang oleh sejumlah orang tak dikenal pada Sabtu (29/8) dini hari. Republika/Putra M. Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kelapa Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menyampaikan ketiga korban luka dalam peristiwa penyerangan Polsek Ciracas kini telah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Satu dari tiga korban adalah kru media ANTV.

"Kemarin Pak KSAD dan Pak Wakapolri sudah menjenguk bersama Kapolda Metro Jaya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati dan diambil keputusan ketiga korban tersebut dipindahkan ke RSPAD untuk mendapatkan perawatan secara intensif pada yang bersangkutan," katanya di Jakarta, Senin (31/8).

Baca Juga

Dijelaskan Yusri, korban luka yang harus menjalani rawat inap tersebut adalah dua orang personel kepolisian dan satu orang kru media ANTV.

"Korban ada dua anggota Polri yang dirawat, satu ada kru dari media," kata Yusri.

Saat ini, Polsek Ciracas yang sudah kembali membuka layanan kepada masyarakat dengan mendapat pengawalan dari personel gabungan TNI-Polri. Personel gabungan TNI-Polri dalam hal ini dari Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya juga akan menggelar patroli gabungan berskala besar untuk antisipasi pengamanan pascapenyerangan terhadap Kantor Polsek Ciracas

Pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 01.45 WIB Mapolsek Ciracas diserang sejumlah orang tidak dikenal yang merusak sejumlah fasilitas. Penyerangan yang dilakukan sekitar 100 orang itu berbuntut pada pembakaran satu unit mobil dinas Wakapolsek Ciracas, satu unit bus operasional dirusak di bagian kaca, pagar Mapolsek yang dirobohkan serta kaca kantor pelayanan yang pecah.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement