Sabtu 08 Aug 2020 23:33 WIB

Persentase Kesembuhan Pasien di Kaltara 90,44 Persen

Pasien positif Covid-19 yang masih di rawat di Kaltara 27 orang

Petugas medis melakukan tes swab kepada salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT), Kalimantan Utara, Selasa (28/4/2020). Tes swab tersebut dilakukan guna memastikan tertular atau tidaknya angota keluarga yang dinyatakan positif COVID-19
Foto: ANTARA/FACHRURROZI
Petugas medis melakukan tes swab kepada salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT), Kalimantan Utara, Selasa (28/4/2020). Tes swab tersebut dilakukan guna memastikan tertular atau tidaknya angota keluarga yang dinyatakan positif COVID-19

REPUBLIKA.CO.ID, TARAKAN -- Persentase kesembuhan pasien dari positif Covid-19 di Kalimantan Utara (Kaltara) sebesar 90,44 persen, dengan jumlah pasien yang sembuh sebanyak 265 orang.

“Jumlah kumulatif Covid-19 di Kaltara sebanyak 295 kasus dengan kasus meninggal dua orang,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy di Tanjung Selor, Sabtu (8/8).

Saat ini pasien positif Covid-19 yang masih dirawat sebanyak 27 orang yang tersebar di Tarakan ada satu orang, Bulungan ada empat orang, Nunukan ada tiga orang dan Malinau ada 20 orang.

Selanjutnya jumlah suspek yang diisolasi sebanyak 34 orang. Kasus suspek bila seseorang memiliki salah satu kriteria berikut yakni orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Kemudian orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19. Serta orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

“Untuk kasus probable di Kaltara ada 18 orang, kasus probable yakni kasus suspek dengan ISPA berat/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR,” kata Agust.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement