Rabu 22 Jul 2020 23:05 WIB

Bantuan Helikopter Water Bombing BNPB Tiba di Jambi

Bantuan helikopter diberikan untuk membnatu pemadaman karhutla di Jambi.

Dua unit helikopter water bombing bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi, Rabu (22/7) (Foto: ilustrasi water bombing)
Foto: Antara/Bayu Pratama
Dua unit helikopter water bombing bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi, Rabu (22/7) (Foto: ilustrasi water bombing)

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Dua unit helikopter water bombing bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi, Rabu (22/7). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni, mengatakan, dua unit helikopter water bombing itu untuk membantu upaya pemadaman karhutla di Provinsi Jambi.

Untuk jenis helikopter water bombing tersebut, yakni MI 8 dengan spesifikasinya setiap satu helikopter itu bisa mengangkut empat ton air guna memadamkan api melalui udara. Bachyuni mengatakan, kondisi helikopternya cukup bagus karena sebelum diberangkatkan ke Jambi dari Jakarta telah diperiksa terlebih dahulu, diverifikasi dahulu dan besok juga akan diverifikasi lebih dahulu sebelum boleh terbang.

Baca Juga

"Mulai hari ini kalau keadaan mendesak maka ketiga helikopter itu boleh dioperasikan," katanya.

Menurut Bachyuni, saat ini Provinsi Jambi sudah berstatus siaga darurat karhutla dimana sudah ada 174 hektar area hutan dan lahan yang terbakar di Provinsi Jambi. Dari PPK Udara BNPB Pusat telah menyiapkan lima unit helikopter jika dibutuhkan untuk membantu proses pemadaman karhutla.

"Hingga saat untuk luas area yang terbakar di Provinsi Jambi mulai satu Januari hingga saat ini sudah ada seluas 174 hektar yang terbakar dan untuk hari ini tidak ada, kemarin ada satu setengah hektar di Tanjabtim, namun dengan cepat berhasil kita padamkan," kata Bachyuni.

Hasil Pantauan di Posko Karhutla Provinsi Jambi yang berada di gedung lama Bandara Sultan Thaha Jambi, ketiga helikopter telah mendarat sejak Selasa kemarin (22/7). Ketiga helikopter tersebut terdiri dari satu unit helikopter patroli dan dua unit helikopter water bommbing dengan kapasitas angkut empat ton air.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement