Kamis 16 Jul 2020 21:21 WIB

Sulsel Fokus Tiga Langkah Tangani Banjir Luwu Utara

Sulsel menyiapkan tempat tinggal sementara bagi korban banjir Luwu Utara.

Sulsel Fokus Tiga Langkah Tangani Banjir Luwu Utara. Warga korban banjir bandang mengungsi di masjid kawasan kantor Bupati Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2020).  Sebanyak 15.994 jiwa  mengungsi di sejumlah posko pengungsian karena rumah mereka rusak dan hilang akibat tertimbun lumpur setelah diterjang banjir bandang.
Foto: ANTARA/ABRIAWAN ABHE
Sulsel Fokus Tiga Langkah Tangani Banjir Luwu Utara. Warga korban banjir bandang mengungsi di masjid kawasan kantor Bupati Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2020). Sebanyak 15.994 jiwa mengungsi di sejumlah posko pengungsian karena rumah mereka rusak dan hilang akibat tertimbun lumpur setelah diterjang banjir bandang.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah mengatakan ada tiga langkah awal yang diambil sebagai upaya penanganan pascabanjir bandang di Masamba, Luwu Utara. "Pertama tentu kita prihatin dengan kejadian ini. Saya meyakini ibu bupati sangat terpukul dengan kejadian ini. Tapi kami sudah menyampaikan langkah awal kita adalah mencari keluarga yang belum ditemukan, itu dulu," kata Nurdin Abdullahsaat berkunjung ke Masamba, Kamis (16/7).

Kedua, memastikan logistik tersedia, seperti air bersih. Ketiga, yang harus dipulihkan yakni jaringan listrik dan telekomunikasi.

Baca Juga

"Jaringan (komunikasi) supaya kita dapat berkumpul dengan keluarga. Bagaimanapun, jaringan sangat penting, karena dari mana-mana keluarga pasti khawatir. Mau menghubungi keluarganya,"kata Nurdin.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulsel dan Kabupaten Luwu Utara menginisiasi menyiapkan tempat tinggal sementara bagi warga yang kehilangan rumah akibat banjir. Nurdin menambahkan bersama Kapolda, Pangdam dan Kajati, ia datang untuk memberikan dukungankepada bupati agar dapat berkonsentrasi menyelamatkan warga dan menyelesaikan kondisi ini dengan cepat.

"Dan Bapak Presiden juga sudah menyampaikan rasa prihatinnya dengan kondisi ini. Dan beliau langsung memerintahkan Panglima TNI, Menteri PUPR, Kepala BNPB untuk betul-betul bersatu datang ke Luwu Utara untuk menyelesaikan berbagai hal," ujarnya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement