Jumat 10 Jul 2020 23:39 WIB

Angka Kesembuhan Covid di Kota Sukabumi Mendekati 100 Persen

Tinggal tiga pasien positif Covid-19 di Kota Sukabumi yang menjalani perawatan.

Pengurus OSIS membersihkan meja dan kotak pelindung jelang kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di SMA Negeri 4, kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (9/07/2020). Pasca ditetapkannya kota Sukabumi sebagai kawasan zona hijau, sebanyak 39 SMA dan SMP atau sederajat akan dijadikan percontohan kegiatan belajar mengajar tatap muka pada 13 Juli 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di tengah Pandemi COVID-19.
Foto: ANTARA/Iman Firmansyah
Pengurus OSIS membersihkan meja dan kotak pelindung jelang kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di SMA Negeri 4, kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (9/07/2020). Pasca ditetapkannya kota Sukabumi sebagai kawasan zona hijau, sebanyak 39 SMA dan SMP atau sederajat akan dijadikan percontohan kegiatan belajar mengajar tatap muka pada 13 Juli 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di tengah Pandemi COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Sukabumi, Jawa Barat mendekati 100 persen. Hingga kini sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat hanya tinggal tiga orang lagi yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi khususnya di rumah sakit rujukan.

"Total pasien positif Covid-19 di Kota Sukabumi hingga Jumat, (10/7) sebanyak 66 orang. Dari jumlah tersebut 63 orang diantaranya sudah sembuh atau jika dipersentase sekitar 98 persen," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi Wahyu Hendrayana di Sukabumi, Jumat (10/7).

Baca Juga

Selain tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Sukabumi tinggi, tidak ada pasien yang meninggal dunia akibat terinfeksi virus tersebut. Pihaknya berharap tiga warga yang masih menjalani isolasi di dua rumah sakit rujukan juga bisa segera sembuh dan informasinya kondisinya pun sangat baik serta tidak membutuhkan alat bantu pernafasan.

Adapun, tiga pasien positif yang masih menjalani perawatan satu diantaranya merupakan kasus baru yang ditemukan dari hasil pemeriksaan swab secara massal dan sudah menjalani isolasi di ruang khusus Covid-19 di RSUD R Syamsudin SH. Sementara dua lainnya yang merupakan kasus lama dirawat di RS Secapa Polri Kota Sukabumi.

Menurutnya, meskipun tingkat kesembuhan pasien Covid-19 tinggi di Kota Mochi ini, masyarakat tetap harus waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan maksimal serta berperilaku hidup bersih dan sehat.

Dengan semakin menurunnya kurva penyebaran virus yang bisa menyebabkan kematian ini, Kota Sukabumi menjadi daerah pertama berstatus zona hijau di Jabar yang ditetapkan pemprov setempat. Ada beberapa indikator lainnya yang mendukung kota kecil layak menyandang zona hijau.

"Ke depannya kami berharap tidak ada lagi yang tertular Covid-19, namun kuncinya ada di masing-masing warga untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan serta tidak menganggap enteng virus ini," tambahnya.

Sementara, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan dengan semakin menurunnya kasus penyebaran Covid-19, kemudian meningkatnya jumlah warga yang sembuh ditambah Kota Sukabumi sudah berstatus zona hijau aktivitas perniagaan, perkatoran, perhubungan, jasa dan lainnya bertahap dilonggarkan.

Bahkan, sekolah tingkat menengah baik SMP maupun SMA sederajat akan kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah. Tentunya, dalam proses pendidikan tersebut sekolah yang sudah siap melaksanakan KBM tatap muka wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat baik untuk murid maupun guru.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement