Kamis 11 Jun 2020 21:56 WIB

Polisi Dalami Motif Kematian Satu Keluarga di Tangerang

Polisi menunggu hasil autopsi 3 jasad yang ditemukan dalam kondisi meninggal itu.

Rep: Mabruroh/ Red: Andi Nur Aminah
Gantung diri (ilustrasi).
Foto: Blogspot.com
Gantung diri (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi masih mendalami kasus kematian satu keluarga di Balaraja, Tangerang Selatan. Polisi, masih menunggu hasil autopsi terhadap tiga jasad yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia itu.

"Kita masih dalam rangka lidik, kita juga masih menunggu hasil autopsi," kata Kapolres Balaraja AKP Teguh Kuslantoro dalam sambungan telepon, Kamis (11/6).

Baca Juga

Penyidik kata dia, juga tengah mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian dan masih mengumpulkan keterangan dari para saksi. Termasuk keterangan dari istri korban.

"Ini untuk mengetahui motifnya kita cari dari keterangan saksi, termasuk istrinya tapi kan (istrinya) masih syok jadi belum bisa dimintai keterangan," ujar Teguh.

Seperti diketahui, temuan mayat dalam sebuah rumah ini terbongkar setelah warga mendengar bunyi ledakan dari rumah korban. Warga yang curiga langsung mendobrak pintu rumah yang terkunci itu.

Saat itulah warga mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Ayah korban ditemukan dalam kondisi gantung diri. Sedangkan anak pertamanya meninggal di kamar dengan kondisi leher terikat tali. Anak yang kecil ditemukan dengan tubuh terbalik di sebuah drum di kamar mandi.

n. Mabruroh

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement