Rabu 27 May 2020 23:50 WIB

Warga Lebak yang Terpapar Covid-19 Bertambah Satu

Total pasien Covid-19 di Lebak dua pasien dengan PDP 38 orang

Petugas memeriksa kelengkapan surat keterangan bebas COVID-19 kepada pengendara dari zona merah saat penyekatan di perbatasan posko Citeras, Lebak, Banten, Senin (18/5/2020). Penyekatan tersebut ditujukan terhadap kendaraan dari zona merah yang tidak membawa kelengkapan surat pernyataan bebas COVID-19 dan surat tugas serta sejumlah pengendara yang nekat mudik guna mencegah penyebaran COVID-19
Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
Petugas memeriksa kelengkapan surat keterangan bebas COVID-19 kepada pengendara dari zona merah saat penyekatan di perbatasan posko Citeras, Lebak, Banten, Senin (18/5/2020). Penyekatan tersebut ditujukan terhadap kendaraan dari zona merah yang tidak membawa kelengkapan surat pernyataan bebas COVID-19 dan surat tugas serta sejumlah pengendara yang nekat mudik guna mencegah penyebaran COVID-19

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Warga Kabupaten Lebak, Banten terpapar positif terjangkit virus corona atau COVID-19 bertambah satu hingga total berjumlah dua orang.

"Kami berharap warga yang positif corona lekas sembuh," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah di Lebak, Rabu (27/5). Warga Kabupaten Lebak yang dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan identitas KTP warga Kecamatan Warunggunung.

Namun, ia tengah belajar mengaji di salah satu pondok pesantren Majasari di Kabupaten Pandeglang. Bahkan, santri yang mengaji di Kabupaten Pandeglang terpapar positif COVID-19 dari laporan Gugus Tugas Provinsi Banten sebanyak tiga orang terdiri dari satu warga Kabupaten Lebak, Kota Serang dan Kabupaten Serang.

Sebelumnya, kata dia, warga Lebak yang dinyatakan positif COVID-19 seorang petani warga Kecamatan Cihara dan kini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Banten.

 

Berdasarkan data pada laman "siagacovid19 lebakkab.go-id", Rabu jumlah kasus orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 556 orang terdiri dari 22 orang dalam status pemantauan dan 534 orang dalam status aman.

Untuk jumlah warga dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 38 orang, terdiri dari 21 orang berstatus pengawasan, 9 orang berstatus aman dan 8 meninggal juga 64 orang tanpa gejala (OTG). Sementara warga yang dilaporkan positif terjangkit COVID-19 sebanyak dua orang dalam pengawasan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement