Jumat 21 Feb 2020 18:55 WIB

Calon Perempuan Ramaikan Bursa Pilkada Indramayu 2020

Mereka ingin ada perubahan yang lebih baik untuk Indramayu selama lima tahun ke depan

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto
Ratnawati, salah seorang tokoh perempuan yang meramaikan bursa Pilkada Kabupaten Indramayu, saat mengikuti fit and proper test di Sekretariat DPC Partai Demokrat Indramayu, Jumat (21/2).
Foto: Republika/Lilis Sri Handayani
Ratnawati, salah seorang tokoh perempuan yang meramaikan bursa Pilkada Kabupaten Indramayu, saat mengikuti fit and proper test di Sekretariat DPC Partai Demokrat Indramayu, Jumat (21/2).

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Calon perempuan turut meramaikan Pilkada 2020 di Kabupaten Indramayu. Mereka pun mendaftar dan mengikuti seleksi penjaringan bakal calon bupati/wakil bupati Indramayu yang digelar partai politik.

Hal itu seperti yang dilakukan salah seorang tokoh perempuan, Ratnawati. Dia mendaftar dan mengikuti seleksi penjaringan bakal calon bupati/wakil bupati Indramayu di Partai Demokrat.

Perempuan yang pernah menjadi dokter teladan itupun mengikuti proses fit and proper test yang dilaksanakan di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu, Jumat (21/2). Selain Ratnawati, ada enam calon lainnya yang mengikuti tes tersebut.

Ratnawati mengaku, termotivasi untuk maju dalam bursa Pilkada Indramayu karena merasa terpanggil untuk lebih memajukan daerah kelahirannya. Dia bertekad, akan lebih meningkatkan kehidupan agama dan memajukan pendidikan serta kesehatan di Kabupaten Indramayu.

"Saya ingin ada perubahan yang lebih baik untuk Indramayu selama lima tahun ke depan," ujar istri dari anggota DPR RI, Herman Khaeron itu, saat ditemui di sela kegiatan fit and proper test.

Selain membawa perubahan untuk masyarakat, Ratnawati juga menginginkan adanya perubahan sikap para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Indramayu supaya netral dan tidak berpolitik. Menurutnya, politik yang santun dan bersih itu sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Ratnawati pun mengaku, siap dan optimis menghadapi persaingan dengan para calon lainnya. Apalagi, dia sudah berpengalaman mendampingi suaminya yang terjun dalam dunia politik.

Sementara itu, Sekjen DPD Partai Demokrat Jabar, Wawan Setiawan, mengungkapkan, kegiatan fit and proper test yang dilakukan partainya itu bukan hanya sebatas seremonial. Namun, perintah DPP Demokrat untuk mengetes layak tidaknya calon yang akan diusung dalam Pilkada mendatang.

"Semoga (fit and proper test) bisa menghasilkan calon yang benar-benar siap bertarung," tandas Wawan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement