Ahad 16 Feb 2020 17:49 WIB

Kota Cirebon Anggarkan Rp 54,5 M untuk PBI BPJS Kesehatan

Jumlah PBI yang ditanggung dalam program itu melebihi target UHC.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Gita Amanda
Warga menunggu antrean pelayanan di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, (ilustrasi)
Foto: Antara/Nova Wahyudi
Warga menunggu antrean pelayanan di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Pemkot Cirebon menganggarkan biaya sebesar Rp 54.549.532.800 untuk menanggung kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kota Cirebon. Jumlah PBI yang ditanggung dalam program itu melebihi target Universal Health Coverage (UHC).

Adapun jumlah PBI BPJS Kesehatan di Kota Cirebon pada tahun ini mencapai 108.233 orang. Sedangkan target UHC untuk Kota Cirebon pada 2020 ini hanya 107.248 orang.

Baca Juga

"Anggaran sebesar Rp 54,5 miliar itu berasal dari beberapa sumber, tak hanya dari APBD Kota Cirebon,’’ ujar Kepala Bidang Anggaran pada Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon, Dede Sudarsono, akhir pekan kemarin.

Adapun beberapa sumber anggaran selain APBD Kota Cirebon, yakni bantuan dari APBD Jawa Barat 2020 sebesar Rp 21.621.196.800 dengan target 42.899 peserta, Silpa bantuan keuangan tahun 2017 sebesar Rp 746.928.000 dengan target 1.482 peserta, dan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau senilai Rp 2.266.488.000 dengan target 4.497 peserta. Sedangkan dari APBD Kota Cirebon 2020, mencapai Rp 29.914.920.000 dengan target 59.355 peserta.

"Jumlah yang kita cover memang lebih tinggi dari target UHC kepesertaan BPJS Kesehatan PBI,’’ kata Dede.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kota Cirebon, Iing Daiman, menyebutkan, jumlah peserta PBI pada 2019 mencapai 93.254 orang. Jumlah itu berkurang dari sebelumnya yang mencapai 103.841 orang.

"Karena ada pemutusan keanggotaan PBI dari pusat itu,’’ tandas Iing.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement