Kamis 30 Jan 2020 19:32 WIB

Underpass Kentungan Bisa Kurangi Kemacetan hingga 50 Persen

Underpass Kentungan dinilai dapat mengurangi kemacetan hingga 50 persen

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Christiyaningsih
Proyek pengerjaan underpass kentungan di Yogyakarta. Underpass Kentungan dinilai dapat mengurangi kemacetan hingga 50 persen.
Foto: Republika/ Wihdan
Proyek pengerjaan underpass kentungan di Yogyakarta. Underpass Kentungan dinilai dapat mengurangi kemacetan hingga 50 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pengerjaan proyek Underpass Kentungan sudah mencapai 95 persen di Januari 2020. Nantinya jika sudah beroperasi underpass ini dinilai dapat mengurangi kemacetan.

Kepala Pelaksana Proyek Underpass Kentungan PT Istaka Karya, Budi Suharno mengatakan, dibangunnya underpass tersebut dengan tujuan utamanya untuk mengurai kemacetan. Sebab, kemacetan di kawasan tersebut sering terjadi akibat pertemuan lalu lintas dari empat arah antara Jalan Kaliurang dan Jalan Padjajaran.

Baca Juga

"Jika diproyeksikan, setelah terowongan ini sudah dapat dilalui kendaraan tingkat kemacetan akan dapat berkurang sekitar 40-50 persen,” kata Budi belum lama ini.

Saat underpass sudah dibuka untuk umum, rencananya baru sebagian jalan di setiap ruas jalan dari arah timur maupun barat yang akan dioperasikan. Jalan yang bisa digunakan yakni pada sisi jalan yang berada persis di sebelah pembatas tengah jalan.

Untuk sementara, kendaraan yang bisa melalui underpass hanya kendaraan roda empat. "Jadi bagian jalan yang ada pada dua sisi terluar masih kita tutup karena proses finishing dinding masih akan dilakukan,” ujar Budi.

Ia mengaku, pihaknya telah melakukan uji coba kelaikan dan ketahanan saat hujan. Caranya dengan melakukan pengecekan saat material underpass diguyur hujan deras. "Hasilnya tidak ada kebocoran maupun tidak ada kerusakan pada material utama pembangun maupun pendukung terowongan,” jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement