Jumat 17 Jan 2020 20:23 WIB

Nomor Ponsel Dicuri, Rekening Bank Ilham Bintang Dikuras

Pencuri menguras saldo Ilham Bintang dengan cara mentransfer ke hampir 100 rekening.

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Andi Nur Aminah
Ilham Bintang (kanan)
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Ilham Bintang (kanan)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wartawan Senior Ilham Bintang mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan terkait penggunaan kartu subscriber identity module (SIM) atau kartu seluler. Akibat nomor ponselnya dicuri oleh orang tak dikenal, uang berjumlah ratusan juta di rekening bank miliknya dikuras.

Kejadian ini berawal saat pendiri media Cek dan Ricek itu berada di Sydney, Australia, Sabtu (4/1) pagi. Ia mendapati kartu seluler Indosat miliknya menunjukkan kata 'SOS' dan tidak ada jaringan. Padahal, Ilham sudah membeli paket roaming untuk digunakan di Australia saat tiba di Sydney sejak (30/12) pagi.

Baca Juga

"Akibat yang timbul sejak penukaran kartu itu, luar biasa besar. Rekening saya di Commonwealth Bank dibobol, sampai untuk menarik uang bilangan kecil saja pun tidak bisa lagi. Di Kartu Kredit BNI saya ada transaksi yang tidak saya lakukan kurun 4,5,dan 6 Januari," kata Ilham Bintang seperti diunggah di akun Facebook pribadinya. Republika.co.id telah meminta izin Ilham untuk mengutip keterangan tersebut.

Pembobolan itu baru diketahui Senin (6/1) siang waktu Melbourne. Pihak Commonwealth Bank mengonfirmasi pembobolan itu pada Ilham Bintang. Ilham dikirimi data sejak Sabtu sampai Ahad terkait transaksi yang terjadi di rekeningnya.

"Pencuri menguras saldo saya dengan cara mentransfer ke hampir seratus rekening. Tidak masuk akal sama sekali. Menunjukkan betapa lemahnya pengawasan bank asing ini. Hasil curian leluasa dilayani transfernya seperti membayar cara pay roll gaji karyawan," kata Ilham.

Ilham Bintang pun mengajukan protes ke pihak Bank Commonwealth. Lalu, ia menelusuri ke pihak Indosat soal mengapa kartu simnya tidak berfungsi. Ilham mengaku sempat bicara dengan petugas Indosat bahwa sim-card miliknya rusak. Dan untuk penggantiannya, pemilik sim-card harus datang sendiri.

Ilham kemudian berbicara dengan Shavira, VIP Customer Care Indosat setelah beberapa jam. Kemudian, pihak Indosat mengirimi Ilham surat resmi. 

"Jumat (3/1) pukul 21.02 WIB seseorang datang ke gerai Indosat di Bintaro Jaya XChange. Orang tak dikenal itu mengaku sebagai Ilham Bintang, meminta ganti sim-card, nomer: 081680xxxx," ujar Ilham.

Anehnya, permintaan itu dipenuhi langsung oleh Gerai Indosat. Beberapa hari kemudian, Ilham pun mendapatkan rangkaian gambar sosok orang yang meminta sim-card nomor ponsel miliknya dari CCTV di gerai Indosat Bintaro Jaya Xchange, Jumat (3/1) pukul 21.02 WIB. Menurut Ilham, dalam CCTV, proses mendapatkan kartu itu hanya sekitar 7 menit.

"Dimulai 20.54 sekian detik. Kelar 21.02 WIB. Tidak tampak ada proses verifikasi sebagaimana lazimnya. Malah, menurut pihak Indosat, petugasnya pun lupa memfotocopy KTP oknum itu. Akibat dari kejadian itu luar biasa," kata Ilham Bintang.

Ilham pun menyayangkan, tidak dijelaskannya seperti apa mekanisme verifikasi dan validasi penggantian sim-card di Indosat. Sehingga, nomor kartu Ilham Bintang bisa dicuri langsung melalui sebuah gerai Indosat.

Padahal, nomor Ilham telah dipakai sejak 1994. Saat ini, Ilham menyatakan pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke penegak hukum dan telah menunjuk kuasa hukum dalam kasus pembobolan ATM ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement