Jumat 10 Jan 2020 22:38 WIB

Dandim Sangihe Perintahkan Danramil Siaga Bencana

Danramil Sangihe diperintahkan rajin terjun ke lapangan antisipasi bencana.

Dandim Sangihe Perintahkan Danramil Siaga Bencana. Petugas dengan alat berat membongkar puing bangunan yang hancur akibat banjir Bandang dan tanah Longsor di kampung Lebo, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Foto: Antar/Stenly Pontolawokang
Dandim Sangihe Perintahkan Danramil Siaga Bencana. Petugas dengan alat berat membongkar puing bangunan yang hancur akibat banjir Bandang dan tanah Longsor di kampung Lebo, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, TAHUNA -- Komandan Kodim 1301/Sangihe, Sulawesi Utara Letkol Inf Rachmat Cristanto memerintahkan seluruh Danramil di wilayah kerjanya menyiagakan anggota Babinsa antisipasi bencana alam.

"Kami perintahkan semua Danramil meminta Babinsa siaga mengantisipasi bencana alam," kata Letkol Rachmat Cristanto, Jumat (10/1).

Baca Juga

Menurut Rachmat, jajaran Danramil termasuk Babinsa tidak boleh diam di kantor, tapi harus selalu turun lapangan bersama masyarakat. "Anggota TNI yang ada di Kecamatan harus rajin terjun ke lapangan guna mengantisipasi kondisi wilayah karena musim hujan masih berlanjut di Sangihe," kata dia.

Dia mengatakan, wilayah kepulauan Sangihe sangat rawan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. "Kabupaten Sangihe adalah daerah rawan bencana banjir dan longsor seperti yang sudah terjadi di Kampung Ulung Peliang Kecamatan Tamako dan Kampung Lebo Kecamatan Manganitu, awal Januari ini," kata dia.

Rachmat mengatakan peristiwa seperti ini harus bisa diantisipasi oleh anggota Babinsa agar tidak mengakibatkan korban jiwa. "Kita tidak bisa menolak bila bencana datang, namun setidaknya bisa menghindar agar tidak mengakibatkan korban jiwa," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement