Jumat 13 Dec 2019 17:18 WIB

Polisi akan Masuk Konser DWP, Menyamar Pantau Pelanggaran

Polisi akan memantau penggunaan narkoba dan miras dalam konser DWP.

Rep: Amri Amrullah/ Red: Nur Aini
Petugas Kepolisian (ilustrasi)
Foto: ANTARA
Petugas Kepolisian (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah memberi izin penyelenggaraan konser musik besar-besaran akhir tahun, Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019 di JI Expo Kemayoran, dengan catatan tidak melanggar aturan termasuk narkoba dan minuman keras (miras).

Untuk mengantisipasi adanya pelanggaran selama penyelenggaraan DWP tersebut, pihak kepolisian akan menurunkan langsung petugas di arena acara. Mereka menyamar untuk memantau adanya pelanggaran aturan, termasuk penggunaan narkoba dan miras.

Baca Juga

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan Pemprov DKI sudah memberikan izin kepada DWP, dengan catatan mentaati aturan. Selanjutnya pihak kepolisian yang memastikan DWP 2019 berjalan secara aman dan sesuai aturan, dengan cara memback-up untuk pengamanannya.

"Kita sudah koordinasi dengan penyelenggara dengan Pemprov DKI, ada petugas Polri yang berkoordinadi dengan petugas Satpol PP menggunakan pakaian preman dan pakaian dinas dengan panitia. Sudah ada bagian masing-masing," kata Kombes Pol Harry Kurniawan kepada wartawan di Balai Kota, Jumat (13/12).

Harry mengungkapkan pengamanan di lokasi akan dimulai pada Jumat (13/12), hingga acara selesai digelar pada Ahad (15/12). Namun, diakui dia, petugas sudah berada di JI Expo sejak Kamis (12/12). Pihaknya juga mengantisipasi bila ada kemungkinan benturan massa di dekat lokasi atau di arena acara.

Terkait kabar beberapa massa yang akan ke lokasi acara untuk memblokade atau membatalkan acara, ia mengatakan pihak kepolisian pun sudah mengantisipasinya. Kepada pihak yang akan menyampaikan unjuk rasa, Herry juga mempersilakan, selama tetap menjaga ketertiban.

"Kami juga sudah sampaikan kalau menyampaikan aksi unjuk rasa silakan diperbolehkan asalkan jangan mengganggu arus lalu lintas, jangan membuat keributan. Sudah ada aturannya masing-masing ya," ujarnya.

Pihak kepolisian telah menerjunkan 597 personel kepolisian di lokasi atau sekitar acara DWP untuk pengamanan. Selain kepolisian, Pemprov DKI juga menurunkan pengamanan Satpol PP untuk memantau pelaksanaan acara musik tersebut apakah sesuai dengan yang telah dijanjikan pihak penyelenggara atau tidak.

"Djakarta Warehouse Project" adalah acara musik tahunan yang biasa dilakukan selama dua hari dan sempat diselenggarakan di Bali pada tahun lalu. Ismaya selaku pihak penyelenggara DWP 2019 mengatakan akan ada penampilan dari 69 musisi dari berbagai sub-genre musik elektronik, dua "special stage" dan tujuh pendukung acara.

Sederet musisi ternama dunia mulai dari DJ Calvin Harris, Martin Garrix, hingga Zedd siap meramaikan festival EDM, Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019 yang akan berlangsung pada 13, 14 & 15 Desember 2019 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Brand Manager Ismaya Live, Sarah Deshita di Jakarta, Jumat menuturkan penampilan Calvin Harris tahun ini mengakhiri penantian penggemarnya selama 7 tahun sejak sang DJ terakhir datang ke Indonesia di DWP pada 2012.

Selain dia, akan hadir pula Martin Garrix, Zedd, pionir dari genre dubstep, Skrillex, Disclosure yang akan tampil untuk pertama kalinya di DWP sejak mereka terbentuk pada 2010. Dia menargetkan 90 ribu hingga 100 ribu orang bisa datang ke DWP tahun ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement