Sabtu 30 Nov 2019 14:31 WIB

Polda Maluku Utara Jamin Tahapan Pilkada 2020 Aman

Polda Maluku Utara menerjukan 4.053 personel ke 8 wilayah yang menggelar pilkada.

Pilkada (ilustrasi)
Foto: Republika/ Wihdan
Pilkada (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE -- Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menjamin selama tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di delapan kabupaten/kota di provinsi itu berlangsung aman. Polda Maluku Utara menerjukan sebanyak 4.053 personel ke enam kabupaten dan dua kota yang menggelar pilkada.

"Personel sebanyak itu siap mengamankan tahapan pilkada nanti," kata Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Maluku Utara Kombes Pol Juwari di Ternate, Sabtu (30/11).

Baca Juga

Menurut dia, pengamanan Pilkada2020 di delapan kabupaten/kota, minus Kabupaten Halmahera Tengah dan Pulau Morotai, diterjunkan sebanyak 2.176 personel. Selain itu, ada 1.381 personel PAM Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta di-backup sebanyak 496 personel Brimob dan Samapta.

"Kami akan menerjunkan total sebanyak 4.053 personel untuk memberikan pengamanan selama tahapan Pilkada2020 di delapan kabupaten/kota di Maluku Utara," katanya.

Ia mengatakan, jumlah personel polisi untuk pengamanan Pilkada 2020 itu terdiri atas 365 personel di Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan (254), Halmahera Barat (379), Kabupaten Halmahera Utara (280, HalmaheraTimur (189), HalmaheraSelatan (437), Kepulauan Sula (150), Pulau Taliabu (119).

Selanjutnya, anggota PAM TPS Kota Ternatesebanyak 280 personel, Kota Tikep(105), Halbar(148), Halut(175), Haltim(189), Halsel(375), Kepulauan Sula (50), dan Pulau Taliabu(59).

Untuk BKO Brimob masing-masing kabupaten/kota 31 anggota jumlah total 6 kabupaten ditambah 2 kota keseluruhan 248 anggota. Kemudian, di-backup Samapta jumlah yang sama masing-masing 31 anggota sehingga totalnya adalah 496 anggota. Kemudian, digabungkan anggota PAM TPS 1.381 orang, maka jumlah anggota 1,877 personel.

Dia menambahkan, untuk anggaran pengamanan Pilkada 2020 khusus Polda Maluku Utara diajukan Rp 8.921.592.000. Namun, angka itu belum ada persetujuan masih dalam proses. Kota Ternate diusulkan Rp11.589.541.400 disetujui Rp7.075.065.400

Kota Tidore Kepulauan diusulkan Rp10.901.789.100 disetujui Rp2.500.000.000. Halbar diusulkan Rp6.727.658.000 masih dalam proses belum disetujui. Halut yang diusulkan Rp8.015 .841.500 disetujui Rp5.801.415.500, Halsel diusulkan Rp6.464.350.000 disetujui Rp6.000.000.000.

Haltim yang diusulkan Rp5 301.315.000 masih dalam proses belum ada persetujuan. Kepulauan Sula diusulkan Rp7.894.837.500 disetujui Rp4.000.000.000, Taliabu diusulkan Rp5.864.660.500 disetujui Rp3.500.000.000.

Dengan demikian, kata dia, anggaran yang diusulkan untuk pengamanan pilkada Rp71.681.585,000 yang disetujui Rp28.876.480.900.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi