Selasa 29 Oct 2019 00:01 WIB

Republika Raih Surat Kabar dengan Bahasa Indonesia Terbaik

Penggunaan Bahasa Indonesia menjadi satu komponen penting yang diperhatikan Republika

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Gita Amanda
Redaktur Pelaksana Harian Umum Republika Subroto (kiri) meraih juara pertama pada gelaran Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2019 di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta, Senin (28/10/2019).
Foto: Republika
Redaktur Pelaksana Harian Umum Republika Subroto (kiri) meraih juara pertama pada gelaran Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2019 di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta, Senin (28/10/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harian Republika meraih penghargaan media massa surat kabar dengan penggunaan Bahasa Indonesia terbaik pertama dari Badan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Harian Republika menjadi terbaik pertama dari 10 surat kabar yang mendapatkan penghargaan.

Redaktur Pelaksana Koran Republika, Subroto, mengatakan, penghargaan ini menjadi tanggung jawab yang besar. Pada 2018, Harian Republika juga menjadi salah satu surat kabar dengan Bahasa Indonesia terbaik kedua.

Baca Juga

Subroto juga berharap penghargaan ini menjadi sumber semangat untuk bekerja lebih baik lagi bagi para jurnalis. "Ke depan ini jadi tantangan buat kita. Ini jadi tanggung jawab yang lebih besar lagi. Dengan penghargaan ini kita berharap kita bisa pertahankan. Mempertahankan kan lebih sulit daripada kita meraihnya," kata Subroto saat ditemui usai acara puncak Bulan Bahasa dan Sastra di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (28/10).

photo
Redaktur Pelaksana Harian Umum Republika Subroto (kiri) meraih juara pertama pada gelaran puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2019 di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta, Senin (28/10).

Ia pun mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterima Harian Republika. Menurut dia, selama ini penggunaan bahasa Indonesia menjadi salah satu komponen penting yang diperhatikan oleh pihaknya.

"Kita berharap dari sisi konten makin baik karena bahasa itu kan yang utama bagi kita. Bukan hanya koten yang bagus, tapi bagaimana cara penyampaian yang bagus," kata dia lagi.

Perayaan Bulan Bahasa dan Sastra merupakan agenda tahunan Badan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud. Setiap tahunnya, dilaksanakan pada bulan Oktober bertepatan dengan Bulan Bahasa.

Kepala Badan Bahasa dan Perbukuan Dadang Sunendar berharap perayaan ini menjadi salah satu pengingat kepada masyarakat untuk tetap mencintai bahasa Indonesia. "Perayaan ini diharapkan akan selalu mengingatkan kita bahwa kita memiliki simbol negara yang hebat, menyatukan kita dari Sabang sampai Merauke yaitu bahasa negara, bahasa Indonesia," kata Dadang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement