Kamis 26 Sep 2019 00:15 WIB

Polisi Amankan Belasan Demonstran di Belakang Gedung DPR

Para demonstran yang ditangkap tersebut dibawa ke Polda Metro Jaya.

Massa aksi pelajar STM saat terlibat bentrok dengan polisi ketika melakukan aksi unjuk rasa tolak UU KPK hasil revisi dan RKUHP di Jalan Layang Slipi, Petamburan Jakarta, Rabu (25/9/2019).
Foto: Republika
Massa aksi pelajar STM saat terlibat bentrok dengan polisi ketika melakukan aksi unjuk rasa tolak UU KPK hasil revisi dan RKUHP di Jalan Layang Slipi, Petamburan Jakarta, Rabu (25/9/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi mengamankan belasan demonstran yang diduga menyebabkan kericuhan di belakang Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu malam (25/9). Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, penangkapan dilakukan di bawah komando Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan.

Penangkapan dilakukan setelah massa tak kunjung membubarkan diri setelah negosiasi panjang yang dilakukan oleh polisi. Para demonstran yang ditangkap tersebut dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga

Situasi terkini pada pukul 23.10 WIB, beberapa daerah di sekitar DPR RI berangsur kondusif. Akses jalan tol yang sempat ditutup selama enam jam sudah kembali dibuka dan kendaraan sudah dapat melintas.

Sebelumnya, demo dimulai dengan melibatkan pelajar dari berbagai tingkatan menengah ke atas pada pukul 14.00 WIB di belakang Gedung DPR/MPR RI. Para pelajar tersebut mengatakan tuntutannya agar RUU KUHP tidak perlu dilakukan oleh anggota DPR. Demo berlangsung ricuh, para siswa berakhir melempari petugas keamanan dan seluruh bagian di belakang gedung DPR RI.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement