Ahad 14 Jul 2019 04:03 WIB

Sandiaga Jelaskan Alasan Dirinya Siap Jadi Oposisi

Sandiaga mengaku senang masih bisa berkontribusi untuk kebaikan Indonesia.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Andri Saubani
  Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir bertemu dengan Sandiaga Uno yang merupakan mantan Cawapres RI pendamping Prabowo Subianto pada acara Young Penting Indonesia di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7).
Foto: Fakhri Hermansyah
Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir bertemu dengan Sandiaga Uno yang merupakan mantan Cawapres RI pendamping Prabowo Subianto pada acara Young Penting Indonesia di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam pemilihan presiden tahun ini, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin memenangkan pemungutan suara. Sandiaga Salahuddin Uno yang juga merupakan sahabat dari Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir mengaku siap menjadi oposisi kinerja pemerintah nantinya.

"Saya merasa terhormat jika ada kesempatan untuk menjadi. Kawan saya Bahlil dan Erick mewarnai pemerintahan ke depan," kata Sandiaga saat memberikan sambutan di acara Young Penting Indonesia di Kemang Village, Sabtu (13/7).

Baca Juga

Dengan begitu, Sandiaga mengaku senang masih bisa berkontribusi untuk kebaikan Indonesia dengan menjadi oposisi. Dia menuturkan, dengan begitu bisa memberikan masukkan kepada Erick tanpa ada birokrasi. 

Sandiaga menegaskan, dirinya sangat berkomitmen terhadap demokrasi sehingga hasil pemilihan presiden tahun ini bukan justru menimbulkan permusuhan. "Untuk itu kita harus berani menelan pil pahit," tutur Sandiaga.

Dia menegaskan untuk saat ini harus yakin terhadap prinsip demokrasi tersebut. Meskipun belum berhasil dipilih masyarakat menjadi wakil presiden, Sandiaga memastikan tetap akan setia mengawal pembangunan di Indonesia sebagai oposisi.

Sandiaga mengharapkan meski banyak perbedaan namun hal tersebut dangat menggambarkan Indonesia yang beragam namun tetap satu. "Ini yang menjadi kecintaan kepada bangsa yang besar," ungkap Sandiaga.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement