Senin 01 Jul 2019 21:19 WIB

UBSI Sukabumi Dorong Lahirnya Inovator Muda Bidang TI

Mahasiswa UBSI Kampus Sukabumi didorong ciptakan peluang bisnis berbasis TI.

Suasana saat berlangsungnya pembekalan workshop sertifikasi kompetensi sistem basis data, yang diadakan oleh UBSI  Kampus Sukabumi.
Foto: Dok UBSI
Suasana saat berlangsungnya pembekalan workshop sertifikasi kompetensi sistem basis data, yang diadakan oleh UBSI Kampus Sukabumi.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi Fakultas Teknologi Informasi menggelar seminar dan workshop sertifikasi kompetensi sistem basis data.

Seminar dan workshop itu mengusung tema “Menciptakan Peluang Bisnis dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi”. Acara seminar ini diikuti oleh seluruh mahasiswa semester dua Program Studi Sistem Informasi dan Program Studi Ilmu Komputer.

Kegiatan ini mengundang nara sumber  Boyke Nurhidayat selaku Manager IT PT  Lativi Mediakarya (tvOne). Acara tersebut diadakan di UBSI Kampus Sukabumi, Jalan Cemerlang, Sukakarya, Warudoyong, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (26/6).

Ketua Program Studi Ilmu Komputer Kampus Sukabumi, Denny Pribadi mengatakan, kegiatan ini bertujuan  untuk memberikan gambaran tentang bagaimana teknologi informasi sudah mulai mengambil alih peran-peran manusia serta peluang bisnis apa yang dapat ditangkap agar generasi muda  tidak hanya menjadi penonton.

 “Semoga akan muncul para inovator muda dari mahasiswa untuk mengembangkan bisnis di bidang teknologi informasi sehingga mampu menangkap banyak peluang bisnis yang ada,” harap Denny seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (1/7).

photo
Foto bersama perwakilan mahasiswa peserta pembekalan dengan nara sumber.

Boyke Nurhidayat mengatakan saat ini generasi Y merupakan para pekerja yang tidak ingin diperintah secara struktural. Semua ingin bebas sesuai dengan target pribadi yang ingin dicapai.

“Mereka adalah generasi yang bekerja tanpa mempunyai kantor, tetapi memiliki penghasilan yang sangat besar,”  kata Boyke.

Ia menambahkan, saat ini banyak infrastruktur dan knowledge yang sangat mudah didapatkan. Sehingga,  menjadi tugas para generasi muda, khususnya mahasiswa,  untuk menggali potensi diri agar mendapatkan segala kemudahan tersebut.

“Kawan-kawan semua harus semangat dan tekun untuk menggali potensi masing-masing, manfaatkan infrastruktur dan ilmu pengetahuan yang ada, karena setiap kita memiliki potensi yang berbeda-beda,”  ujar Boyke.

 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement