Senin 21 Jan 2019 00:12 WIB

Sejumlah Rumah di Tanggamus Lampung Terendam Banjir

Tanggul Way Semuong yang baru diperbaiki jebol.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Endro Yuwanto
ACT Lampung dirikan Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum di beberapa dusun korban banjir bandang Desa Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Foto: DOK ACT Lampung
ACT Lampung dirikan Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum di beberapa dusun korban banjir bandang Desa Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Sejumlah rumah di beberapa kampung dalam Kecamatan Bandar Negeri Semuong terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dan menjebol tanggul Way Semuong, Ahad (20/1) malam. Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau rumah rusak.

Keterangan yang diperoleh Republika.co.id, Ahad (20/1) malam, banjir yang menggenangi rumah dan kampung warga setinggi lutut orang dewasa. Tanggul Way Semuong yang baru diperbaiki jebol lagi setelah tidak dapat menahan hantaman air sungai. Air meluap dan menggenangi rumah warga.

Menurut Iskandar, warga Desa Gunung Doh, banjir terjadi setelah hujan mengguyur deras seharian. Tingginya curah hujan menyebabkan Sungai Semuong meluap dan tanggulnya jebol. “Air sungai meluap, tanggul sungai juga jebol,” kata Iskandar.

Banjir tak hanya merendam rumah warga di Desa Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, tapi juga terjadi di Desa Banding dan Rajabasa. Di dua desa tersebut, informasi yang diterima banjir setinggi satu meter lebih. “Banyak warga yang mengungsi ke keluarganya yang tinggal di tempat tinggi,” kata Iskandar.

Desa-desa di Kecamatan Bandar Negeri Semuong sebelumnya pernah terkena banjir pada tahun lalu. Setelah BPBD Tanggamus memperbaiki tanggul Way Semuong, hujan deras turun lagi menjebol tanggul yang baru diperbaiki. Belum ada aparat Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang ada di lokasi kejadian.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement