Jumat 30 Nov 2018 19:21 WIB

13 Tapping Gate Dibangun Terintegrasi Skybridge

PT KAI mengupayakan tidak ada kepadatan penumpang setelah sistem tapping gate.

Suasana pembangunan jembatan multiguna atau skybridge di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (7/11).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Suasana pembangunan jembatan multiguna atau skybridge di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (7/11).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Deputy Executive Vice President 1 Daop 1 Jakarta Bidang Teknis dan Operasional, Sofyan Hasan, menegaskan 13 tapping gate akan dibangun di Stasiun Tanah Abang yang terintegrasi dengan skybridge. Sebelumnya, usulan 13 tapping gate dinilai sulit oleh Ombudsman, tapi kini permintaan itu tengah diusahakan menjelang 7 Desember mendatang.

"(Totalnya ada) 13 gate di sini semua. Jadi, gate ini kita mundurkan tujuh meter supaya totalnya bisa 13, loket juga tetap. Hanya letak gate yang kita geser," kata Sofyan ketika meninjau Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (30/11).

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjelaskan sesuai kesepakatan bahwa tidak ada perubahan tata ruang di Stasiun Tanah Abang. Melainkan hanya pengaturan letak tapping gate agar mencapai jumlah 13 tapping gate.

Sempat melakukan simulasi, Sofyan mengaku, simulasi arus penumpang berjalan lancar. Jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta di Stasiun Tanah Abang dari pukul 05.00 WIB hingga 23.00 WIB mencapai 40 ribu orang tiap harinya.

Ditanya mengenai kemungkinan kepadatan penumpang karena jumlah tapping gate yang banyak, Sofyan mengusahakan supaya tidak ada penumpukan penumpang. Terlebih kepada penumpang yang transit.

Sebelumnya, PT KAI meminta beberapa hal kepada PD Pembangunan Sarana Jaya selaku kontraktor terkait moda transportasi yang terintegrasi dengan JPM Tanah Abang, seperti fasilitas toilet, mushala, serta penambahan tapping gate. Pemkot Jakpus bersama PT KAI, Ombudsman, dan PD Pembangunan Sarana Jaya menilai skybridge telah siap digunakan dan hanya tinggal beberapa penambahan tapping gate dengan cara meruntuhkan tembok penghubung stasiun ke JPM. Lalu, dibangun tapping gate, sehingga nantinya pada 7 Desember JPM resmi digunakan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement