Selasa 06 Nov 2018 07:36 WIB

Waspada Gelombang Tinggi di Bagian Selatan Jawa Barat

Waspada gelombang tinggi mencapai 2.0 meter hingga 3.0 meter

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Esthi Maharani
Gelombang tinggi
Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Gelombang tinggi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi dan Geofisika menyatakan, terdapat gelombang dengan tinggi 2-3 meter di perairan selatan provinsi Jawa Barat hingga perairan selatan provinsi Banten per Selasa (6/11) pukul 07.00 WIB sampai dengan 19.00 WIB.

"Waspada gelombang tinggi mencapai 2.0 meter hingga 3.0 meter di perairan selatan Jawa Barat, samudera Hindia selatan Jawa Barat, perairan selatan Banten, dan samudera Hindia selatan Banten," tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Sementara itu, BMKG juga menyampaikan kondisi gelombang laut, kecepatan angin dan cuaca di bagian utara DKI Jakarta dan Jawa Barat secara umum.

Angin di perairan utara Jawa Barat umumnya bertiup dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin antara empat knot hingga 15 knot. Sementara angin di perairan selatan Jawa bagian Barat umumnya bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan angin antara 10 knot hingga 20 knot.

Di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, diperkirakan akan turun hujan dengan angin yang mengarah dari Barat Laut ke Timur Laut dengan kecepatan 5-14 knots. Tinggi gelombang yang tercatat setinggi 0,25-0,8 meter. Cuaca hujan tetap membuat visibilitas tetap tinggi mencapai 11 kilometer.

Di pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, diprediksi hujan ringan juga akan turun. Pelabuhan yang kerap dipakai warga untuk menuju Kepulauan Seribu ini akan dilewati angin dari arah Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan 6-14 knots. Tinggi gelombanh dicatat setinggi 0,3-0,8 meter dengan jarak pandang 11 kilometer.

Di sisi lain, kondisi cuaca di perairan Kepulauan Seribu diprediksi akan berawan dengan kecepatan angin dari Barat Laut menuju Timur Laut mencapai 4-15 knots dan tinggi gelombang berkisar 0,25-0,75 meter.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement