Ahad 28 Oct 2018 08:36 WIB

PKPI Gali Ceruk Pemilih dari Pecinta Game

PKPI tak ingin muluk-muluk mendapatkan banyak suara karena ambang batas sudah berat.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Ratna Puspita
Logo PKPI
Foto: Wikipedia
Logo PKPI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKIP) menggali ceruk pemilih baru untuk bisa masuk ke parlemen dengan parliamentary treshold empat persen. PKPI mencoba untuk mendapatkan massa pemilih dari para anak muda yang juga penggemar game (gamers).

“Setelah basis pemilih tradisional, kami terus gali pasar baru. Baru-baru ini PKPI sudah meluncurkan divisi eSports Games,” kata Sekretaris Jenderal PKPI Verry Surya Hendrawan kepada Republika.co.id, Sabtu (27/10).

Baca Juga

Verry menjelaskan, seiring pembentukan divisi tersebut, partai dengan nomor urut 20 itu juga menggelar kompetisi Indonesia  eSports Games (IEG) sebagai momentun untuk mengenalkan PKPI kepada para gamers. Menurut Verry, suara dari kalangan anak muda pecinta gamers sangat penting karena ada sekitar 42 gamers di Indonesia. 

Rata-rata para pecinta gamers itu merupakan kalangan milenial. Kendati demikian, Verry mengakui upaya tersebut masih dalam proses. 

PKPI sebagai partai politik yang ingin meraih pemilih milenial juga mencoba mengemas penampilan para petinggi partai. Terutama, Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono.

“Ketum kami, yang akrab disapa Mas Bos, kalau diperhatikan dari cara berpakaian sangat milenial sekali. Santai, suka main gitar, dan sebagainya. Itu cara terbuka kami untuk bisa mendapatkan konstituen muda untuk bisa masuk ke parlemen,” ujarnya.

Sembari menyentuh pasar pemilih yang belum dilihat partai lain, PKPI masih terus menggalang basis utama partai. Konstituen utama partai PKPI, Verry menjelaskan, yakni keluarga besar purnawirawan TNI dan Polri maupun mereka yang masih aktif.

Basis suara ini terus diamankan melalui Bidang Kesejahteraan Prajurit dan Veteran. Verry mencontohkan, Cucu Jenderal Soedirman Ganang Soedirman masih terus bergerak ke berbagai daerah untuk melakukan konsolidasi dengan para relawan dan keluarga besar purnawirawan.

Verry menjelaskan, para caleg di daerah masih terus dilatih untuk bisa memahami karakteristik konsituten masing-masing. Sebab, caleg merupakan garda terdepan partai untuk bisa meloloskannya ke parlemen. 

Ia menegaskan, ciri yang telah dibangun oleh PKPI yakni menjadi partai yang santun. Hal itu terlihat dari seluruh pernyataan petinggi partai yang tidak menyerang pihak manapun. 

Itu sesuai dengan arahan calon Presiden Joko Widodo kepada Koalisi Indonesia Kerja (KIK), yakni PKPI menjadi satu dari sembilan anggota koalisi. PKPI menyadari, persaingan antarpartai politik dalam Pemilu 2019 semakin ketat. 

PKPI tak ingin muluk-muluk untuk mendapatkan banyak suara banyak karena ambang batas empat persen sudah cukup berat. Namun, kata dia, ketua umum telah menargetkan untuk setidaknya bisa mencapai angka lima persen. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement