Senin 13 Aug 2018 11:34 WIB

Gempa Kembali Guncang Lombok

episenter gempa bumi terletak di laut pada jarak 19 km arah barat laut Lombok Utara.

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Andi Nur Aminah
Sepeda tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, Kamis (9/8).
Foto: Antara/Zabur Karuru
Sepeda tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, Kamis (9/8).

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Untuk kesekian kalinya, Pulau Lombok kembali diguncang gempa bumi tektonik. Kali ini, kekuatan gempa berkekuatan magnitudo 4,3 skala Richter (SR). Gempa terjadi pada Senin (13/8) pukul 09.42 WITA.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mataram Agus Riyanto mengatakan, episenter gempa bumi terletak di laut pada jarak 19 km arah barat laut Lombok Utara, dengan kedalaman 12 km. Agus menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter, kedalaman hiposenter, dan mekanisme sumbernya maka gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust).

"Mengingat episenternya relatif sama dengan gempa bumi yang terjadi pada Ahad (5/8), BMKG menyatakan gempa bumi ini merupakan gempa bumi susulan (aftershock) dari rangkaian gempa bumi yang terjadi sebelumnya," ujarnya di Mataram, NTB, Senin (13/8).

Ia menyampaikan, dmpak gempa bumi berdasarkan Peta Tingkat Guncangan (Shakemap BMKG) dan laporan masyarakat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Mataram II SIG-BMKG (IV MMI), Tanjung II SIG-BMKG (III MMI), Lombok Tengah II SIG BMKG (II MMI). "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami," katanya menambahkan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement