Ahad 27 May 2018 22:06 WIB

Polisi Ikut Selidiki Temuan KTP-El Tercecer di Bogor

Ribuan KTP-el beralamatkan Sumatra Utara tercecer di daerah Kabupaten Bogor.

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Andri Saubani
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto.
Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian turut melakukan penyelidikan terkait tercecernya Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di Bogor. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto menyatakan saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Polres Bogor.

Kendati demikian, Setyo enggan menjelaskan lebih rinci perihal perkembangan penyelidikan tercecernya KTP-el tersebut. Namun, ia memastikan, penyelidikan masih berjalan dan akan disampaikan di nantinya oleh kepolisian.

"Informasinya akan dirilis oleh Kapolres Bogor," kata Setyo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Ahad (27/5).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Iqbal juga menuturkan, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. "Polres Bogor masih menangani, tentunya kami sudah melakukan langkah-langkah kepolisian yang diperlukan," kata dia singkat.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, telah memerintahkan agar kasus tercecernya KTP-el di Kabupaten Bogor diinvesigasi. Tjahjo mengatakan, meski KTP-el tersebut rusak/invalid, muncul pertanyaan mengapa tidak langsung dihancurkan, dan mengapa harus memindahkan ke gudang Dukcapil di Bogor.

"Apa tidak ada truk tertutup? Kok pakai mobil terbuka dan tidak dijaga?" kata dia.

Menurut Tjahjo, meskipun hanya ratusan yang tercecer, yakni dua dus mie instan dan tidak ada nama palsu apa pun harusnya tetap waspada. Pasalnya, KTP-el tersebut rawan disalahgunakan.

Untuk itu, ia pun meminta kepolisian juga mengusut kasus tersebut bersama Ditjen Dukcapil. "Saya minta polisi mengusutnya," ujar dia menambahkan.

KTP-el beralamat Sumatra Selatan tercecer diJalan Raya Salabenda Semplak, Parakansalak, Kemang, Kabupaten Bogor. Direktur Jenderal Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menuturkan, Sesditjen Dukcapil I Gede Suratha sudah melakukan Pengecekan di lapangan dengan jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor.

Penelusuran itu menunjukkan bahwa KTP-el yg tercecer tersebut adakah KTP-el rusak atau invalid dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor. "Semua KTP-el yg jatuh dari mobil pengangkut sdh diamankan bersama masyarakat dan dikembalikan ke mobil pengangkut unt selanjutnya dibawa ke Gudang Penyimpanan di Semplak," kata Zudan melalui keterangan tertulisnya, Ahad (27/5).

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi