Selasa 24 Apr 2018 08:57 WIB

Jokowi Resmikan KJA Pangandaran

Teknologi KJA lepas pantai yang dikembangkan ini diadopsi dari Norwegia

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Esthi Maharani
Keramba Jaring Apung (KJA) Offshore / Ilustrasi
Foto: Muhammad Fauzi Ridwan/Republika
Keramba Jaring Apung (KJA) Offshore / Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Keramba Jaring Apung lepas pantai atau KJA offshore di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang, Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (24/4). Dalam peresmian ini, ia tampak didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Jokowi berharap keramba jaring apung lepas pantai ini dapat menjadi terobosan dalam budidaya perikanan di Indonesia. Ia menyebut, teknologi KJA ini merupakan terobosan pertama di Indonesia.

"Cikal bakal berlipat gandanya nilai tambah budidaya perikanan Indonesia," kata Jokowi saat meresmikan.

Sebagai informasi, teknologi KJA lepas pantai yang dikembangkan ini diadopsi dari Norwegia dan diharapkan dapat menggenjot produksi komoditas ikan kakap putih secara signifikan. Selain Pangandaran, teknologi ini juga dikembangkan di dua kawasan lainnya. Yakni perairan Kepulauan Karimunjawa Jawa Tengah dan Pulau Sabang Aceh.

KJA Offshore ini dinilai lebih unggul karena memiliki ketahanan terhadap gelombang air dan juga dapat bertahan hingga lebih dari 10 tahun. Selain itu, teknologi ini dinilai lebih efektif digunakan dalam budidaya ikan lantaran lebih mudah dalam mengoperasikan pemasangan maupun pelepasan jaring.

Selain Menteri KKP Susi, Presiden juga didampingi oleh sejumlah menteri lainnya. Di antaranya yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement