Selasa 20 Mar 2018 18:29 WIB

Anies dan Sandi Sujud Syukur di Balai Kota, Ada Apa?

Target selanjutnya yang dikejar Transjakarta adalah sejuta penumpang dalam sehari.

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Agus Yulianto
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno melakukan sujud syukur bersama para pegawai PT Transjakarta di Balai Kota, Selasa (20/3).
Foto: Republika/ Mas Alamil Huda
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno melakukan sujud syukur bersama para pegawai PT Transjakarta di Balai Kota, Selasa (20/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno melakukan sujud syukur bersama para pegawai PT Transjakarta di Balai Kota. Sujud bersama ini sebagai ungkapan rasa syukur atas tembusnya target penumpang Transjakarta sebanyak 500 ribu dalam sehari.

Menurut Anies, 500 ribu tak bisa dinilai hanya sekadar angka statistik, tetapi angka ini berarti Transjakarta telah memberi manfaat terhadap 500 ribu orang yang menggunakan jasa Transjakarta. Pemprov merasa bersyukur atas pencapaian ini. "Ini sebuah kebanggaan," kata Anies, Selasa (20/3).

Dalam acara syukuran tersebut, Anies, Sandi, dan seluruh pekerja Transjakarta yang hadir sujud syukur bersama. Anies dan Sandi juga memotong tumpeng untuk diserahkan kepada Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono dan salah satu pekerja Transjakarta termuda.

Budi mengatakan, sampai saat ini, pencapaian penumpang tertinggi dalam satu hari adalah 522 ribu. Bus Transjakarta yang beroperasi sebanyak 1.300 armada dengan rute sebanyak 118 di 13 koridor yang ada.

Target selanjutnya yang ingin dikejar Transjakarta adalah 1 juta penumpang dalam sehari. "Itu (1 juta penumpang) dalam sehari, ya, bukan average (rata-rata)," ujar Budi.

Budi mengaku optimistis target itu tercapai pada bulan November 2018. Ia dan beberapa pegawai Transjakarta bahkan bernazar akan menggunduli kepala jika target 1 juta penumpang dalam sehari terpenuhi.

"Kami sudah bertekad kalau 1 juta tercapai, semua (pegawai Transjakarta) yang di sini kepalanya dibotakin," ujar dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement