REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan, penambahan sebanyak 10 ribu unit armada bus Transjakarta hingga 2029. "Pasti, pasti (ditambah armadanya). Bahkan, target saya di tahun 2029, 10 ribu bus Transjakarta," kata Pramono di kawasan Jakarta Utara, Kamis (5/2/2026).
Dia menjelaskan, nantinya, seluruh armada tersebut merupakan bus listrik. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memang mengupayakan agar pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat sebesar Rp 15 triliun tidak mengganggu target penggunaan bus listrik Transjakarta sebanyak 50 persen pada 2027.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ujang Harmawan menjelaskan, target pada 2030, yakni sebanyak 10.047 unit bus listrik melayani rute Transjakarta. Sedangkan pada 2027 sebanyak 50 persen dari target 2030.
"Penyediaan infrastruktur dan yang lainnya itu menjadi tantangan kami untuk mewujudkan transportasi Jakarta yang aman, ramah lingkungan," tutur Ujang.