Jumat 02 Mar 2018 18:48 WIB

Mensos Pastikan Pembagian Rastra Dipercepat

Bulog telah menyanggupi untuk memenuhi kebutuhan rastra.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Dwi Murdaningsih
Pekerja memeriksa beras sejahtera (rastra) yang akan dibagikan kepada keluarga miskin. (ilustrasi)
Foto: Antara/Asep Fathulrahman
Pekerja memeriksa beras sejahtera (rastra) yang akan dibagikan kepada keluarga miskin. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah menteri guna membahas program beras sejahtera (rastra). Jokowi pun meminta agar pelaksanaan bantuan tersebut dipercepat.

Menurut Menteri Sosial Idrus Marham, salah satu langkah untuk mempercepat pembagian rastra yakni dengan turun ke lapangan guna memastikan pembagian dilakukan dengan baik.

"Caranya menterinya harus turun. Saya harus keliling. Jadi menterinya harus keliling untuk memastikan semua sampai dan berjalan dengan baik," ujar Idrus di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Jumat (2/3).

Rencananya, dalam waktu dekat ini ia akan berkunjung ke Jawa Timur, Madura, dan juga Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memastikan percepatan pembagian rastra. Hingga Februari kemarin, penyaluran rastra kepada masyarakat yang membutuhkan pun disebutnya berjalan baik.

"(Penyaluran sampai Februari) Ndak ada hambatan. Insyallah berjalan dengan baik," kata dia.

Sejumlah pejabat lainnya yang turut hadir dalam rapat ini yakni Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution dan juga Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti.

Menteri Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, Presiden Jokowi meminta agar bantuan rastra bisa dipercepat pelaksanaannya.

"Bulan ini Presiden minta di awal, walaupun artinya Bulog harus kalang kabut mengisi karena harus dimasukan dalam kantong-kantong per 10 kilogram," kata Darmin usai rapat di Istana Negara.

Bulog pun telah menyanggupi untuk memenuhi kebutuhan tersebut sehingga pertengahan Maret rastra ini bisa segera dibagikan. Harapannya masyarakat bisa menerima bantuan rasta tepat waktu atau lebih cepat dari biasanya.

Darmin menjelaskan, pembagian rastra yang dipercepat diharap bisa menjaga atau bahkan menurunkan jumlah masyarakat miskin. Dengan program rasta, pemerintah berupaya agar angka kemiskinan tak bertambah.

Sementara itu, Kepala Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, untuk bulan ini Bulog bekerja sama dengan Kementerian Sosial berencana menyalurkan bantuan sosial berupa rasta yang mencapai 400 ribu ton. Sebanyak 250 ribu ton di antaranya merupakan keperluan yang dipersiapkan untuk bulan Maret. Sedangkan sisanya diambil dari rastra yang akan dibagikan pada April, kemudian ditarik ke Maret.

"Tadi Presiden izinkan untuk diguyur 400 ribu ton," ujar Djarot.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement