Rabu 14 Feb 2018 11:31 WIB

Gubernur Bali Ucapkan Selamat untuk Menkeu

Pastika berharap ada juga penghargaan untuk pejabat pemerintahan di level gubernur.

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Gita Amanda
Made Mangku Pastika
Foto: Antara
Made Mangku Pastika

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Gubernur Provinsi Bali, Made Mangku Pastika, mengucapkan selamat untuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati atas penghargaan yang diraih sebagai Menteri Terbaik di Dunia. Penghargaan tersebut diterima Sri Mulyani saat acara World Government Summit di Dubai, Uni Arab Emirates beberapa waktu lalu.

"Saya ucapkan selamat untuk Ibu Sri Mulyani atas penghargaan tersebut," kata Pastika dijumpai Republika.co.id di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (13/2) petang.

Penghargaan untuk wanita Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut diserahkan langsung oleh pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum. Proses seleksi dan penentuan pemenangnya dilakukan oleh lembaga independen Ernst & Young dan diselenggarakan oleh World Government Summit.

World Government Summit merupakan forum dialog global tentang proses pemerintahan dan kebijakan publik serta kaitannya dengan teknologi, inovasi, dan topik lain. Pastika juga berharap kelak akan ada juga penghargaan untuk pejabat pemerintahan di level lainnya, seperti gubernur.

"Indonesia juga bisa ikut jika ada penghargaan gubernur terbaik di dunia," ujarnya.

Sri Mulyani dalam sambutannya setelah mendapatkan penghargaan ini menyampaikan apresiasinya menjadi resipien pertama dari Asia yang menerima penghargaan tersebut. Beliau mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas kerja kolektif Pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya dibidang ekonomi.

Sri Mulyani juga mendedikasikan penghargaan tersebut kepada 257 juta rakyat Indonesia dan 78.164 jajaran Kementerian Keuangan yang telah bekerja keras untuk mengelola keuangan negara dengan integritas dan komitmen tinggi. Demi menciptakan kesejahteraan rakyat yang merata dan berkeadilan.

"Berbagai upaya reformasi kebijakan telah dicanangkan di Kementerian Keuangan, bertujuan untuk mendorong kebijakan fiskal menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Reformasi birokasi di Kementerian Keuangan juga sudah membuahkan banyak hasil," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement