Jokowi juga mengharapkan kerja sama antara Indonesia-AS dalam mengembangkan arsitektur di kawasan Indo-Pasifik yang bertujuan mewujudkan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera. "Arsitektur ini hendaknya dibangun berdasar rasa saling percaya, keinginan untuk bekerja sama, terbuka, dan inklusif," ujarnya.
Kunjungan delegasi Menhan AS itupun diharapkan dapat menjadi momentum untuk mewujudkan kemitraan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat. "Saya harap kunjungan Yang Mulia menjadi momentum penting untuk mewujudkan Strategic Partnership Indonesia-Amerika Serikat demi mengatasi berbagai permasalahan regional dan global," kata Presiden.
Sementara itu, Menhan Mattis menyambut baik upaya Indonesia untuk meningkatkan kerja sama kedua negara. "Kami juga mendukung penuh peranan Indonesia di kawasan," ujar Mattis.
Selain membahas masalah kerja sama pertahanan, Presiden Jokowi juga mengangkat isu Palestina yang menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Indonesia, kata dia, berharap agar solusi dua negara tetap menjadi solusi prioritas. "Status quo Yerusalem harus dipertahankan dan diputuskan dalam solusi permanen yang disepakati ke dua belah pihak," kata Jokowi.
Rekomendasi
-
Ahad , 08 Feb 2026, 05:45 WIB
Investasi di Aceh Barat Turun 53% pada 2025 Menjadi Rp764,79 Miliar
-
-
Ahad , 08 Feb 2026, 05:30 WIBBulog Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan di Panen Fest 2026
-
Ahad , 08 Feb 2026, 04:03 WIBKevin Diks Bermain Penuh saat Monchengladbach Tahan Imbang Leverkusen
-
Ahad , 08 Feb 2026, 03:00 WIBTitiek Soeharto Dorong Swasembada Bawang Putih dan Kedelai
-
Ahad , 08 Feb 2026, 02:45 WIBMenteri PKP Siapkan Skema Rumah Susun Subsidi Bersama Danantara
-