Jokowi juga mengharapkan kerja sama antara Indonesia-AS dalam mengembangkan arsitektur di kawasan Indo-Pasifik yang bertujuan mewujudkan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera. "Arsitektur ini hendaknya dibangun berdasar rasa saling percaya, keinginan untuk bekerja sama, terbuka, dan inklusif," ujarnya.
Kunjungan delegasi Menhan AS itupun diharapkan dapat menjadi momentum untuk mewujudkan kemitraan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat. "Saya harap kunjungan Yang Mulia menjadi momentum penting untuk mewujudkan Strategic Partnership Indonesia-Amerika Serikat demi mengatasi berbagai permasalahan regional dan global," kata Presiden.
Sementara itu, Menhan Mattis menyambut baik upaya Indonesia untuk meningkatkan kerja sama kedua negara. "Kami juga mendukung penuh peranan Indonesia di kawasan," ujar Mattis.
Selain membahas masalah kerja sama pertahanan, Presiden Jokowi juga mengangkat isu Palestina yang menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Indonesia, kata dia, berharap agar solusi dua negara tetap menjadi solusi prioritas. "Status quo Yerusalem harus dipertahankan dan diputuskan dalam solusi permanen yang disepakati ke dua belah pihak," kata Jokowi.
Rekomendasi
-
Ahad , 05 Jul 2026, 05:45 WIB
Polres Singkawang Tegaskan Dugaan Penyelundupan Emas di Bandara Tidak Terbukti
-
-
Ahad , 05 Jul 2026, 05:16 WIBJasa Marga Perkuat Layanan Tol Berbasis Teknologi, Utamakan Keselamatan Pengguna
-
Ahad , 05 Jul 2026, 05:00 WIBPemerintah Perkuat Food Estate Kalteng dengan Manajemen Risiko Lintas Sektor
-
Ahad , 05 Jul 2026, 04:45 WIBKetum PPP Mardiono: Putusan MK Soal Pilkada Langsung Tak Ada yang Berubah
-
Ahad , 05 Jul 2026, 03:04 WIBPolisi Selidiki Kecelakaan Beruntun Libatkan Enam Kendaraan di Bogor
-




