Senin 18 Dec 2017 10:49 WIB

Prediksi Sandi Soal Pertumbuhan Ekonomi Jakarta pada 2018

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengunjungi lokasi proyek rehabilitasi Pasar Ikan di Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (8/12). Tempat ini akan dikembangkan menjadi kawasan wisata dan diintegrasikan dengan Museum Bahari.
Foto: Republika/Lilis Sri Handayani
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengunjungi lokasi proyek rehabilitasi Pasar Ikan di Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (8/12). Tempat ini akan dikembangkan menjadi kawasan wisata dan diintegrasikan dengan Museum Bahari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno optimistis bahwa perekonomian di Jakarta pada 2018 tumbuh di atas enam persen. "Kita mendapat masukan data terakhir bahwa perekonomian di Jakarta menunjukkan sebuah rebound untuk memasuki tahun 2018 optimis melihat pertumbuhan ekonomi Jakarta di atas enam persen," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/12).

Pertumbuhan lapangan kerja yang baik, kata Sandi disumbangkan oleh kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kegiatan ekonomi 'akar rumput' kegiatan kewirausahaan pemula yang bisa menciptakan gerakan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. "Jadi kami terus memantau dan pada sisi itu, kita harapkan juga indeks yang meningkat di pertumbuhan lapangan kerja ini, akan diikuti dengan penurunan kemiskinan dan penurunan pengangguran," kata Sandiaga.

Dia mengharapkan Jakarta bisa bertumbuh mantap pada 2018 dan mengimbau semua perusahaan terutama yang menengah dan besar yang menunda investasinya karena khawatir terhadap wait and see pada tahun politik untuk fokus tetap berinvestasi. "Karena sudah terbukti tahun politik ataupun kegiatan politik tidak berdampak negatif kepada pertumbuhan bisnis," kata Sandi.

Hal tersebut terbukti dalam kurun waktu dua bulan setelah dilantiknya Anies - Sandi sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan kinerja yang sangat baik, katanya.

"Dan seperti kami perkirakan di awal setelah pemilihan kemarin bahwa indeks akan menembus angka psikologis 6.100, Alhamdulillah bisa tercapai ini menunjukkan bahwa masyarakat investasi khususnya di pasar modal melihat pertumbuhan ekonomi yang solid baik di Indonesia secara umum ataupun Jakarta secara khusus," kata Sandiaga.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement