Sabtu 02 Dec 2017 12:18 WIB

Usai Reuni 212, Kebersihan Monas Cukup Terjaga

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Andi Nur Aminah
Relawan kebersihan menyiapkan ratusan pak kantung sampah untuk Reuni 212 di Monas pada Sabtu (2/12).
Foto: Republika/Fuji Pratiwi
Relawan kebersihan menyiapkan ratusan pak kantung sampah untuk Reuni 212 di Monas pada Sabtu (2/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Usai acara Kongres Nasional Alumni 212, tim divisi kebersihan terlihat membersihkan bekas sampah yang terlihat masih berserakan di sekitar Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (2/12). Salah satu tim kebersihan Aris (37) mengatakan tim kebersihan tergabung dari Gerakan Masyarakat (Gemas) dan juga dari pesantren se-Jabodetabek yang mengirimkan santrinya sebagai relawan kebersihan.

"Beberapa pesantren se-Jabodetabek juga mengirimkan santrinya untuk menjadi relawan. Satu pesantren rata-rata mengirim 50 orang, dan ada juga yang sampai 100 (orang)," kata Aris kepada Republika.co.id, di Monas, Jakarta, Sabtu (2/12).

Dengan bermodalkan seperti sapu ijuk, plastik sampah dan serokan sampah menjadi alat bagi tim kebersihan untuk membersihkan area sekitar Monas. "Kebersihannya dijaga, semua sampah di ambil oleh tim relawan," tambahnya.

Selain itu, Aris mengatakan, tidak hanya dari tim kebersihan, namun seluruh peserta juga menjaga kebersihan, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Namun ia mengatakan, masih ada beberapa peserta yang terlihat tidak sadar akan kebersihan. "Semua (peserta) harus jadi relawan, tapi masih ada beberapa masyarakat yang masih belum sadar (akan kebersihan), ya sampah itu kita ambil," tambahnya.

Walaupun begitu, ia menilai, peserta cukup menjaga kebersihan di acara Reuni 212 di Monas hari ini. Ia juga mengatakan, tim kebersihan turut dibantu oleh petugas kebersihan Monas. "Kita meringankan kerjanya petugas kebersihan Monas biar kerjanya enggak banyak. Jadi petugas dan tim relawan bekerja sama," tambahnya

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement